PT Agincourt Resources Ajak Wartawan Ke Dua Tambang Emas Di Sulawesi Utara

PT Agincourt Resources Ajak Wartawan Ke Dua Tambang Emas Di Sulawesi Utara
Jakarta-TAMBANG. Sebagai bentuk apresiasi bagi pemenang lomba karya Jurnalistik, PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe mengajak empat jurnalis dari Sumatera Utara melakukan studi banding ke dua proyek tambang emas di Sulawesi Utara pada 21-22 Agustus 2017.   Kunjungan pertama dilakukan ke proyek Tambang Emas Toka Tindung milik PT Meares Soputan Mining di Kabupaten Minahasa Utara. Kemudian kunjungan dilanjutkan ke lahan reklamasi bekas tambang PT Newmont Minahasa Raya di Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara.   Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono menjelaskan studi banding ini merupakan salah satu bentuk apresiasi Tambang Emas Martabe bagi para jurnalis yang telah berpartisipasi dan memenangkan kompetisi karya jurnalistik Tambang Emas Martabe 2017 yang digelar pada Juni 2017 lalu.   “Program studi banding ini merupakan bentuk apresiasi bagi para pemenang kompetisi karya jurnalistik Tambang Emas Martabe dan menjadi bagian dari perwujudan komitmen Tambang Emas Martabe dalam meningkatkan kapasitas dan pemahaman para jurnalis di Sumatera Utara pada industri pertambangan di Indonesia,” terang Katarina.   Menurut Katarina, para jurnalis diberi kesempatan untuk melihat secara langsung kegiatan operasional dan penambangan berkelanjutan di Toka Tindung yang memiliki skala produksi hampir sama dengan Tambang Emas Martabe. Selain itu, para jurnalis juga mendapatkan kesempatan mengunjungi lahan bekas tambang emas PT Newmont Minahasa Raya yang saat ini telah direklamasi dan telah didisain menjadi kawasan wisata Kebun Raya.   “Lahan bekas tambang Newmont ini merupakan lahan bekas tambang yang dijadikan kawasan wisata Kebun Raya yang pertama kali di dunia,” jelas Katarina.   Dengan melihat secara langsung bagaimana proses sebuah bekas lahan tambang dijadikan kawasan wisata Kebun Raya, menurut Katarina, para jurnalis diharapkan bisa mendapatkan wawasan serta pemahaman terkait proses paska tambang secara lebih komprehensif.   Kesan positif pun didapat dari para jurnalis. Ikhwan Nasution, Wartawan harian Medan Bisnis dari Padangsidiempuan, mengaku sangat senang dengan kesempatan mengunjungi tambang emas lain di luar Pulau Sumatera. Menurut Ikhwan, yang berhasil meraih juara pertama dalam Kompetisi Jurnalistik Tambang Emas Martabe 2017 ini, dengan melihat tambang lain selain Tambang Emas Martabe, akan menjadi inspirasi bagi semua pihak bahwa tambang memiliki nilai positif bagi kemajuan daerah tempat tambang itu berada.   “Demikian juga proses paska tambang, kiranya menjadi perhatian perusahaan dan pemerintah dalam melakukan reklamasi yang berkelanjutan dan bernilai ekonomis bagi masyarakat sekitar, seperti yang dilakukan Newmont di Ratatotok,” ungkap Ikhwan.   Dalam nada yang hampir sama, Arifin Al Alamudi, jurnalis Tribun Medan, salah satu peserta studi banding mengaku, sebagai jurnalis wawasannya tentang industri pertambangan semakin bertambah setelah mengunjungi kedua lokasi penambangan, “Terutama dalam hal pengelolaan tambang emas yang masih aktif dan paska tambang,” kata Arifin yang menyabet juara dua Kompetisi Karya Jurnalistik Tambang Emas Martabe 2017.   Arifin mengungkapkan, hal yang paling berkesan adalah bagaimana dia melihat keseriusan PT Newmont Minahasa Raya mereklamasi lahan bekas tambangnya menjadi Kebun Raya seluas 221 hektare. “Ini layak ditiru Tambang Emas Martabe,” kata dia.   Selain menambah pengetahuan, kata Arifin, studi banding ini juga mengubah stigma terkait tambang yang ‘identik’ dengan perusakan lingkungan. Menurutnya, apa yang dilakukan tambang emas Toka Tindung dan PT Newmont Minahasa Raya adalah bukti lain bahwa tambang ternyata sangat peduli terhadap lingkungan dan masyarakat yang hidup di desa lingkar tambang.   “Bagi saya pribadi, ini menambah ketertarikan saya terhadap peliputan di sektor tambang. Bagi Tambang Emas Martabe, semoga studi banding ini bisa menjadi referensi untuk bisa berproduksi lebih baik, mengelola lingkungan yang lebih baik, dan memberi manfaat lebih besar kepada warga desa lingkar tambang. Terima kasih Tambang Emas Martabe,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan jasa energi terintegrasi, PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), kembali menunjukkan kapabilitas operational excellence pada layanan hulu migas. Kali ini perusahaan yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina sukses melaksanakan pengeboran Sumur Semberah-206 (SEM-20-US) milik PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) Zona 9 di Kutai Kartanegara,

By Egenius Soda
DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin