Proyek Besar Kelistrikan Terancam Perubahan Iklim

Proyek Besar Kelistrikan Terancam Perubahan Iklim

BEIJING, TAMBANG. PEMBANGKIT listrik tenaga air waduk tiga ngarai, menghadapi ancaman gawat dari perubahan iklim. Bendungan PLTA terbesar di dunia itu terbentang sepanjang 1,6 kilometer, dengan tinggi sekitar 200 meter.

Ahli meteorologi terkemuka Cina, Zheng Guoguang, hari Senin kemarin mengingatkan, perubahan iklim telah mendorong munculnya banjir, topan, dan kekeringan di Cina. Ini semua mengancam pembangkit listrik Waduk Tiga Ngarai dan proyek infrastruktur besar lainnya.

‘’Dilatarbelakangi oleh pemanasan global, risiko yang dihadapi proyek-proyek raksasa kita bertambah berat,’’ kata Zheng kepada koran Study Times Beijing. ‘’Pemanasan global mempengaruhi keselamatan dan kestabilan proyek-proyek ini. Demikian pula operasinya, efektivitas ekonominya, standar teknologi, serta metode rekayasanya,’’ kata Zheng.

Cina, katanya, memanas lebih cepat ketimbang rata-rata pemanasan global. Dekade pertama abad ini suhunya paling panas dalam 100 tahun terakhir.

Cina merupakan penghasil gas rumah kaca terbesar di dunia. Menurut data, sebanyak 20% dari gas rumah kaca di dunia dihasilkan oleh Cina. Sebagai bandingan, Amerika menghasilkan 12%.

Tahun lalu, dalam pernyataan bersama dengan Amerika, Cina berjanji bahwa gas rumah kaca yang dihasilkan akan terus menurun mulai 2030, seiring dengan mulai beroperasinya proyek-proyek dengan bahan bakar energi terbarukan.

Artikel Terkait

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin
Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mendorong Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) mengambil peran strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi metalurgi dan mendukung agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tri Winarno dalam Kongres Nasional PROMETINDO 2026 yang digelar

By Rian Wahyuddin