Presiden Jokowi Kunjungi Smelter Aluminium di Dubai

Presiden Jokowi Kunjungi Smelter Aluminium di Dubai

Jakarta-TAMBANG. Agenda kunjungan Presiden Joko Widodo ke wilayah tanah Arab ternyata turut membawanya mampir ke fasilitas pengolahan aluminium di Dubai. Setelah datang dan melihat langsung pengelolaan pelabuhan peti kemas, Presiden turut meninjau pabrik pengolahan alumunium.

Seperti dikutip dari Antara.com pada Senin (14/9), Presiden mengatakan pabrik aluminium itu nantinya akan didorong untuk bekerja sama mengembangkan aluminium di Asahan, Sumatera Utara.

“Di Asahan, aluminium juga sama, ada pasir silika, ada nikel yang sebetulnya bisa kita kerjakan sebagus ini, antara dua-tiga minggu ini jalan, apakah kerja sama dengan BUMN, atau bisa mereka (Dubai) sendiri silakan, kita memang telat tapi segera ambil keputusan,” kata Presiden.

Pengelola Dubai Port dan Dubai Alumininium diajak untuk berinvestasi dan mengembangkan pelabuhan serta pengelolaan aluminium di Indonesia karena mereka dinilai memiliki kemampuan dan pengalaman menangani hal itu.

“Mereka punya pengalaman punya jaringan semua perusahaan logistik di seluruh dunia bisa disini, kalau ini bisa dilakukan nanti biaya logistik murah akhirnya barang akan kompetitif dan harganya rendah,” kata Presiden menegaskan.

Sementara itu terkait model pengelolaan pelabuhan, menurut Presiden dengan pola yang diterapkan di Dubai maka kegiatan bongkar muat dan pengelolaan peti kemas akan efektif dan kompetitif.

“Yang jelas menjamin biaya yang lebih rendah 20 persen, efisien bisa berikan pelayanan yang baik,” ujarnya.

Indonesia saat ini sudah memiliki pabrik pengolahan alumina menjadi aluminium yakni PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) di Asahan, Sumatera Utara. Perusahaan itu baru diakuisisi dari Jepang pada 2014 lalu dengan nilai investasi mencapai lebih dari Rp 7 triliun.

Selain memiliki pabrik pengolahan aluminium, perusahaan tambang di Indonesia juga sedang mengembangkan pabrik pengolahan bijih bauksit menjadi alumina (barang setengah jadi aluminium). Namun hingga kini prosesnya masih berjalan lambat karena tidak adanya kepastian hukum dan keterbatasan dukungan finansial.

Artikel Terkait

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Pemerintah kini memusatkan perhatian pada perbaikan jalur distribusi ke berbagai daerah, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Hal itu disampaikan

By Rian Wahyuddin
PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Ibu Balita bertema “Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Status Gizi Masyarakat melalui Pendekatan Keluarga” di Kelurahan Jatinegara, Jakarta. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Peak

By Rian Wahyuddin