PLN EPI Bersama Lemhanas Kaji Program Strategik Ekosistem Green Economy

PLN EPI Bersama Lemhanas Kaji Program Strategik Ekosistem Green Economy
Jakarta,TAMBANG,- Ketahanan energi merupakan salah satu elemen penting dalam mewujudkan ketahanan nasional. Apalagi di era transisi dari energi berbasis fosil menuju energi berbasis energi baru terbarukan aspek ketahanan energi menjadi sangat penting. Dalam semangat itu, PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menandatangani Nota Kesepahaman dengan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhanas RI). Kerja sama ini secara khusus terkait Kajian Program Strategik Ekosistem Green Economy. Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Deputi Pengkajian Strategik Lemhanas RI, Prof. Dr. Ir. Reni Mayerni, M. P. dan Direktur Biomassa PLN EPI, Antonius Aris Sudjatmiko, pada Senin (20/3) di Ruang Dwiwarna Purwa, Gedung Pancagatra Lt 1, Lemhanas RI, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 10, Jakarta Pusat. “Salah satu tujuan dari kajian ini untuk mewujudkan ketahanan nasional dengan cara mendorong ketahanan energi nasional dan membangun kemandirian bangsa”, jelas Anton Selanjutnya Anton menjelaskan bahwa kajian program strategik ini terdiri dari beberapa kegiatan diantaranya adalah Forum Group Discussion (FGD), pengumpulan data dan site survey, Round Table Discussion dimana output dari kajian ini adalah penyusunan rekomendasi kepada Presiden RI terkait program strategik ekosistem green economy. “Rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam mengembangkan ekosistem green economy di Indonesia ke depannya”, tutur Anton. Gubernur Lemhanas RI, Andi Widjajanto mengatakan bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman ini telah dilaksanakan oleh beberapa pihak, hal ini menjadi penting bahwa Lemhanas RI menjalin kerja sama ini demi menyelesaikan masalah di Indonesia. “Ini membuktikan bahwa Lemhanas RI sangat membutuhkan support dan dukungan dari berbagai pihak,” jelas Andi. Selain itu, Andi mengungkapkan bahwa Lemhanas RI akan mempersiapkan kader-kader dan membuat kajian-kajian dalam menghadapi globalisasi.

Artikel Terkait

PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

Jakarta,TAMBANG,- Pengembangan biomethane yang memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan kini mulai mendekati tahap akhir pengembangan. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berkolaborasi Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS) untuk mengoptimasi pemanfaatan biomethane tersebut dalam rangka memastikan kesediaan pasokan energi domestik masa

By Egenius Soda
PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang batubara plat merah, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mempersiapkan operasional yang andal dalam menjaga keberlanjutan produksi. Perencanaan tersebut mempertimbangkan persetujuan pemerintah, prioritas kebutuhan domestik, serta dinamika pasar ekspor di tengah transisi energi. Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan perusahaan tetap berada pada jalur yang tepat

By Egenius Soda
Trikarya Abadi Prima Perkuat Solusi Alat Khusus untuk Industri Pertambangan

Trikarya Abadi Prima Perkuat Solusi Alat Khusus untuk Industri Pertambangan

Jakarta, TAMBANG – PT Trikarya Abadi Prima terus memperkuat perannya sebagai penyedia peralatan teknis, kendaraan khusus, alat berat, serta perlengkapan mekanikal dan elektrikal untuk berbagai kebutuhan industri. Portofolio tersebut mencakup produk yang dapat digunakan pada sektor pertambangan maupun industri non-tambang, dengan karakteristik pekerjaan yang membutuhkan keandalan, mobilitas, dan kemampuan beroperasi

By Rian Wahyuddin