PGN Latih Ibu Rumah Tangga Jadi Wirausahawan

PGN Latih Ibu Rumah Tangga Jadi Wirausahawan
Jakarta-TAMBANG. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, kembali melaksanakan pelatihan memasak kepada ibu-ibu rumah tangga di rumah susun (rusun) Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kegiatan itu sebagai tindak lanjut program PGNtrepreneur yang telah dicanangkan pada tanggal 3 Juni 2015.   Direktur Keuangan PGN, M. Riza Pahlevi Tabrani mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PGN untuk memberdayakan ibu-ibu rumah tangga menjadi wirausaha mandiri, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga. PGNtrepreneur juga menjadi upaya Perseroan untuk terus mendorong pemanfaatan gas bumi bagi para pengusaha kecil. Program ini diharapkan dapat melahirkan wirausaha-wirausaha baru khususnya di bisnis kuliner.   “PGNtrepreneur merupakan inisiatif PGN untuk berpartisipasi secara aktif dalam menciptakan lebih banyak  pengusaha kecil di Indonesia. Tumbuhnya pengusaha-pengusaha kecil pada akhirnya akan semakin memperkuat perekonomian nasional,” kata Riza dalam keterangan persnya, Senin (15/6).   Pelatihan memasak kepada ibu rumah tangga di wilayah Tanah Abang ini dilakukan selama dua hari kepada 20 ibu rumah tangga. Mereka mendapatkan pelatihan memasak dari para chef yang ahli dibidangnya. Selain itu para ibu rumah tangga ini juga dibekali dengan pengetahuan mengenai pengelolaan bisnis secara sederhana.   Aktivitas memasak di Tanah Abang ini menggunakan gas bumi yang terbukti aman dan ramah lingkungan. Rusun Tanah Abang merupakan salah satu pelanggan PGN di sektor rumah tangga yang telah memanfaatkan gas bumi sejak 1996. Pelanggan rumah tangga PGN tersebar di berbagai wilayah, antara lain Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah dan Jawa Timur.   Program PGNtrepreneur akan diberikan kepada 220 ibu rumah tangga di 11 rusun di wilayah DKI Jakarta dan Banten. Setelah Tanah Abang, kegiatan ini akan dilanjutkan ke Rusun Kemayoran, Rusun Cilincing, Rusun Marunda, Rusun Kebon Kacang, Rusun Cengkareng, Rusun Klender, Rusun Pulo Gadung, Rusun Bidara Cina, Rusun Pulo Gebang serta di Rusun Manis Jaya wilayah Tangerang. Sebelumnya PGNtrepreneur juga melibatkan pengemudi bajaj gas dari Komunitas Bajaj Gas (KOBAGAS) binaan PGN dengan memberikan mentoring yang dilakukan oleh para ahli otomotif dan mekanika bajaj.   Melalui pelatihan ini para peserta diharapan dapat meningkatkan skill dan kemampuannya dalam melakukan perbaikan bajaj gas secara mandiri. Dengan demikian pemilik bajaj dapat menekan biaya perawatan bajaj. Berkurangnya pengeluaran untuk perawatan bajaj tersebut dapat dialokasikan untuk kebutuhan keluarga.  

Artikel Terkait

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Jakarta,TAMBANG,- Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mengusulkan penyesuaian tarif royalti. Rencana ini menyasar sejumlah komoditas mineral strategis seperti emas, tembaga, timah, hingga nikel beserta produk hilirisasinya. “Kebijakan ini pada dasarnya dapat dipahami sebagai upaya negara meningkatkan penerimaan di tengah dinamika harga komoditas global.

By Egenius Soda
IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

Jakarta,TAMBANG,- Dalam beberapa waktu terakhir dunia pertambangan ramai membincangkan rencana penerapan skema Product Sharing Cost (PSC). Terkait hal ini Indonesian Mining Association (API-IMA) menyampaikan pendapatnya. IMA mengingatkan industri pertambangan mineral dan batubara (minerba) memiliki karakteristik usaha yang sangat berbeda dibandingkan industri minyak dan gas bumi (migas). Industri minerba

By Egenius Soda