Pertamina Soal Plumpang: Buffer Zone Dulu, Relokasi Depo Kemudian

Pertamina Soal Plumpang: Buffer Zone Dulu, Relokasi Depo Kemudian
Jakarta, TAMBANG – PT Pertamina (Persero) bakal membangun membangun zona penyangga atau buffer zone di area Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang, Jakarta Utara. Rencana itu digulirkan untuk menyikapi peristiwa ledakan depo Plumpang yang menelan korban jiwa pada beberapa waktu lalu. Menurut VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, pembangunan buffer zone merupakan langkah awal yang sifatnya sementara untuk mencegah tragedi nahas tersebut terulang. Nantinya dalam jangka panjang, Pertamina tetap akan merelokasi depo tersebut ke tanah reklamasi PT Pelindo di Kalibaru, Jakarta Utara. Pasalnya, Pertamina butuh waktu karena relokasi Depo membutuhkan biaya yang mahal dan perencanaan yang kompleks. “Sekarang kami sudah mengarah ke pembuatan buffer zone. Pindah iya betul, tapi itu rencana jangka panjang. Kita enggak bisa langsung pindahin gitu. Bangun TBBM itu kompleks, kayak bangun pabrik mahal,” ungkap Fadjar saat dijumpai di kawasan Jakarta Pusat (31/3). Untuk urusan lahan di Kalibaru, sambung Fadjar, direncanakan akan beres pada akhir 2024. Kemudian, proses pembangunan depo butuh tempo hingga 4 tahun. Sambil jalan, Pertamina ingin membangun buffer zone dulu di Plumpang. Saat ini, depo Plumpang masih menjadi andalan. Setidaknya menampung sekaligus menyalurkan bahan bakar sebanyak 15% dari total stok nasional, yang dipasok untuk memenuhi kebutuhan 19 kabupaten/kota di kawasan Jabodetabek. “Kalau itu berhenti sehari saja, kebayang Jabodetabek akan seperti apa, jadi sekarang yang penting adalah buffer zone,” jelas Fadjar. “Proses pembangunan (depo) butuh waktu 3 sampai 4 tahun. Sambil berjalan, buffer zona dulu biar lebih safety,” sambungnya. Pertamina terus berkoordinasi dengan kementerian maupun lembaga terkait hingga Pemprov DKI Jakarta dalam rangka pembangunan buffer zone itu. Pelibatan lintas sektor diperlukan untuk dapat segera mengeksekusi rencana Pertamina. Kalau rencana buffer zone di depo Plumpang berhasil, Pertamina bakal mengimplementasikan untuk depo lainnya. Tercatat, setidaknya ada 9 depo di wilayah lain yang berisiko tinggi karena beririsan dengan permukiman warga. Sehingga, perlu dibangun batas aman. “Kemarin kita sudah rapat koordinasi dengan Kementerian ATR, Kemenko Marves, Pemprov (DKI), Pemkot segala macam ya, untuk supaya satu suara bahwa buffer zone itu penting sekarang,” tandasnya. “Plumpang akan kami jadikan pilot project. Hasil audit ada 9 kurang lebih TBBM yang serupa dengan Plumpang. Kalau ini berhasil secara legalitas dan aturan aman, bisa diteruskan ke tempat lain,” pungkas Fadjar.

Artikel Terkait

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

London, TAMBANG – PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Perusahaan jasa pertambangan ini meraih penghargaan Bronze dalam ajang AMEC Global Communication Effectiveness Awards 2026 melalui penerapan komunikasi strategis dalam mendukung transformasi digital perusahaan. Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Best Use of Measurement for Internal Communications

By Rian Wahyuddin
Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG – Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin