Pertamina EP dan TNI Bangun Sekolah Di Desa Terpecil

Jakarta-TAMBANG-Anak usaha PT Pertamina (Persero) sekaligus kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di bawah SKK Migas, PT Pertamina EP bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) meresmikan Asrama Sekolah Swasta dan Program Keterlibatan Pekerja untuk Sekolah Asuh (KERTAS) di wilayah terpencil dan terisolir, yaitu di Desa Tampor Paloh, Kabupaten Aceh Timur, Nanggore Aceh Darussalam, Rabu (20/9). Hadir pada acara peresmian tersebut Direktur Pengembangan Pertamina EP John H Simaoora, Wakil Komandan Pusat Teritorial TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Joko Warsito, Wakil Bupati Aceh Timur Syahrul, Ketua Yayasan Anak Merdeka Ali Muda Tinendung, serta Muspida Kab Aceh Timur dan Muspika Simpang Jernih. “Dengan adanya Sekolah Swasta Merdeka lengkap berserta asramanya, diharapkan sekolah menjadi magnet edukasi bukan hanya bagi warga Tampur Paloh tetapi juga warga sekitarnya,” ujar John H Simamora. Menurut John, setiap warga negara mempunyai hak untuk memperoleh layanan pendidikan yang layak guna meningkatkan kualitas hidup bangsa Indonesia. Karena itu, pendidikan merupakan salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional. “Pembangunan pendidikan sangat penting karena perannya yang signifikan dalam mencapai kemajuan di berbagai bidang kehidupan sosial, ekonomi, politik, dan budaya,” katanya. Tahun lalu, Pertamina EP telah melakukan pendampingan program tanggungjawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) pendidikan di Sekolah Swasta Merdeka serta membantu sarana dan prasarana pendukung pendidikan berupa pembuatan balai sekolahan, perpustakaan, Mandi Cuci Kakus (MCK), dan buku-buku penunjang perpustakaan sebagai sarana pendukung kegiatan belajar mengajar di Sekolah Swasta Merdeka. Tahun ini, PT Pertamina EP berkomitmen memberikan dukungan bagi Sekolah Swasta Merdeka melalui fundrising kegiatan Agrobisnis yang ramah lingkungan, yaitu dibangunnya pertanian terpadu dengan didirikannya kebun sekolah, peternakan lebah serta peternakan kambing agar dapat menjadi pusat pembelajaran siswa untuk praktek langsung. “Hasilnya nanti digunakan sebagai penambahan biaya operasional sekolah dan operasional guru. Sistem Pertanian terpadu yang di bangun di kawasan kompleks sekolah juga dapat dinikmati oleh masyarakat yang ingin belajar sistem pertanian terpadu,” ujar dia. Selain itu, PT Pertamina EP juga meluncurkan program Kertas (keterlibatan Pekerja untuk Sekolah Asuh), yang merupakan wujud komitmen rekan-rekan pekerja Pertamina dalam membantu biaya operasional dan mendukung kegiatan belajar mengajar di Sekolah swasta Merdeka. “Kami mengharapkan kontribusi Pertamina EP dalam ikut membantu pemerintah memajukan dunia pendidikan di desa terpencil yang minim fasilitas, dapat membawa banyak manfaat dalam ikut memajukan pendidikan anak bangsa,” ujarnya.

Artikel Terkait

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin