Perkuat Pasar Emas Di Jepang, ANTAM Gandeng MKK

Perkuat Pasar Emas Di Jepang, ANTAM Gandeng MKK
Jakarta-TAMBANG- Perusahaan tambang dengan aneka produk PT ANTAM,Tbk membangun kerja sama dengan MKK,Co,Ltd asal Jepang. Kerja sama ini dilakukan  untuk memperkuat pangsa pasar emas di Jepang lewat produk logam emas batangan gold-kilo bar (emas batangan 1 Kg).   Bertempat di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, ANTAM menandatangani nota kesepahaman yang dilakukan Direktur Utama ANTAM, Arie Prabowo Ariotedjo dengan Presiden Direktur MKK Co.Ltd (MKK), Akitaka Morita. Turut menyaksikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Arifin Tasrif.   Dalam kesempatan itu, Direktur Utama ANTAM, Arie Prabowo Ariotedjo mengungkapkan rasa bangga karena ANTAM dapat menjadi bagian dalam kerjasama perdagangan antara Indonesia dan Jepang untuk produk logam emas batangan gold-kilo bar.   “Bagi ANTAM, kerjasama jual beli ini akan memperkuat profil Perusahaan sebagai produsen emas terkemuka Indonesia. Dari sisi penjualan, hal ini menunjukkan adanya kepercayaan dan pengakuan dari dunia internasional kepada produk emas ANTAM,”tandas Arie dalam siaran pers yang diterima Tambang.co.id, Rabu,(28/3).   Tidak hanya itu, dari sisi pembelian kerja sama ini menurut Arie juga akan memperkuat profil LBMA Responsible Gold Guidance yang dimiliki ANTAM. “Kerjasama perdagangan ini akan memperkuat daya saing serta meningkatkan kinerja Perusahaan.”ungkap Arie.   ANTAM berkolaborasi dengan MKK, anak usaha Mirai Kagaku Co.Ltd yang merupakan pemegang lisensi Sanrio Co.Ltd, untuk menembus pasar logam mulia di Jepang. ANTAM mulai bekerjasama dengan MKK sejak Desember 2017 lalu melalui pembuatan produk emas batangan motif Hello Kitty. Sejak peluncurannya hingga saat ini, telah dilakukan 2 kali pengiriman emas Hello Kitty ke Jepang sebanyak 10 Kg dan diproyeksikan terus meningkat.   Melalui penandatanganan nota kesepahaman yang kedua ini, ANTAM memperluas cakupan tidak hanya penjualan melainkan pembelian emas di Jepang melalui MKK untuk produk emas batangan dengan kepingan 1 kilogram. Rencana jual beli logam emas batangan ini memiliki nilai perdagangan 200 Kg emas setiap bulan selama 1 tahun.   Emas batangan ANTAM merupakan instrumen investasi yang memiliki tingkat akuntabilitas yang tinggi karena bersertifikat London Bullion Market Association (LBMA) yang terjamin kepastian berat dan kadarnya yakni 99.99%.  ANTAM berharap dengan kerjasama ini akan membuka lebih luas lagi kerjasama perdagangan lainnya serta memberikan kontribusi positif bagi kedua perusahaan serta kedua  negara.  

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda