Per Hari Ini Produksi Batu Bara RI Sentuh 676,55 Juta Ton, ESDM Tanggapi Begini

HBA Juni
Ilustrasi Batu Bara

Jakarta, TAMBANG – Realisasi produksi batu bara RI per hari ini, Senin 4 November 2024 menyentuh 676,55 juta ton atau 95,29 persen dari target yang ditetapkan 710 juta ton.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba), Kementerian ESDM, Surya Herjuna optimis realisasi produksi batu bara tahun ini sesuai target. Pihaknya pun akan terus mengawasi pertumbuhan produksi tersebut.

“Kalau target produksi masih optimis tercapai target dan kami monitor terus,” ungkap Surya kepada tambang.co.id melalui pesan singkat, Senin (4/11).

ESDM Optimis Produksi Batu Bara 2024 Capai Target

Berdasarkan Minerba One Data Indonesia (MODI) Kementerian ESDM, per hari ini, realisasi batu bara domestik mencapai 302,15 juta ton. Sementara realisasi ekspor mencapai 343,08 juta ton.

Pada tahun 2024, pemerintah menargetkan realisasi domestic mencapai 302,15 juta ton sementara rencana ekspor sebesar 490 juta metrik ton. Adapun target realisasi Domestic Market Obligation (DMO) pada tahun ini mencapai 181,30 juta ton.

Sebagian besar batu bara RI memang masih dijual ke luar negeri seperti ke China, Korea Selatan, India, Jepang, Malaysia, Taiwan, Thailand, Hongkong, Vietnam dan lain-lain. Sementara sisanya dijual ke PLN untuk memenuhi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan ke sejumlah industri seperti semen, pupuk, industri kimia, industri besi baja dan sebagainya. 

Artikel Terkait

Parama Energi dan SOS Children’s Villages Perkuat Akses Pendidikan Anak di Meulaboh Aceh

Parama Energi dan SOS Children’s Villages Perkuat Akses Pendidikan Anak di Meulaboh Aceh

Jakarta, TAMBANG - PT Prima Wiguna Parama (Parama Energi) meyakini bahwa investasi terbaik bagi masa depan industri energi dan pertambangan tidak hanya dibangun melalui mesin dan infrastruktur, tetapi juga melalui pendidikan tinggi untuk mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Semangat inilah yang mendorong Parama Energi memperkuat akses pendidikan serta pengembangan kapasitas

By Rian Wahyuddin