Pemerintah Hari Ini Umumkan Paket Baru Ekonomi

Pemerintah Hari Ini Umumkan Paket Baru Ekonomi
Jakarta, TAMBANG. PEMERINTAHAN Presiden Joko Widodo hari ini dijadwalkan mengumumkan beleid baru di bidang ekonomi, yang diharapkan semakin mempermudah investor untuk berusaha. Kebijakan baru itu berupa aturan investasi di bidang e-dagang, eceran, perawatan kesehatan, film, dan sejumlah industri lain. Aturan baru ini diharapkan bisa membuat pendatang  baru semakin gampang berusaha.   Beberapa media di luar negeri memberi sorotan terhadap rencana pemerintah itu. Media Malaysian Insider, misalnya, menyatakan bahwa paket ekonomi ini bagi Indonesia merupakan suatu keharusan, karena perekonomian Indonesia mencapai titik terendah dalam enam tahun terakhir. Kinerja yang tak bagus itu disebabkan karena ambruknya harga komoditi, serta pelemahan yang terjadi di Cina, partner dagang utama Indonesia. Pada 2015, perekonomian Indonesia tumbuh 4,8%.   Menteri Perdagangan Tom Lembong mengatakan, paket kebijakan ekonomi yang baru ini terutama diniatkan untuk membongkar daftar negatif investasi. Indonesia akan menjadi lebih terbuka terhadap investor asing, pakta perdagangan internasional, termasuk Trans Paficic Partnership.   ‘’Kita sungguh-sungguh meluncurkan deregulasi menyeluruh, tetapi fokus pada e-dagang, perawatan kesehatan, serta industri kreatif,’’ kata Presiden Joko Widodo, di depan sidang kabinet. ‘’Ada 49 sektor yang akan terpengaruh. Jadi efeknya pasti terasa,’’ kata Presiden.   Sektor eceran termasuk yang akan dibuka. Akan ada beberapa tingkatan deregulasi. Saat ini terdapat 16 sektor utama yang masuk daftar negatif investasi, yang mencakup pertanian, kehutanan, energi, komunikasi, dan transportasi.   Di beberapa sektor, asing sudah boleh hadir, namun dalam jumlah terbatas. Dalam paket yang baru ini, asing boleh hadir dalam jumlah mayoritas.   Investasi di sektor kesehatan akan membuka peluang berusaha di bidang rumah sakit, klinik, dan jasa pemeriksaan kesehatan, seperti laboratorium. Ini akan menjadi perubahan besar bagi Indonesia, yang selama ini melarang dokter asing berpraktek.

Artikel Terkait

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin
Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mendorong Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) mengambil peran strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi metalurgi dan mendukung agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tri Winarno dalam Kongres Nasional PROMETINDO 2026 yang digelar

By Rian Wahyuddin