Pembenahan Sistem Jadi Prioritas Amien

Jakarta-TAMBANG. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) akhirnya memiliki pimpinan baru. Amien Sunaryadi resmi ditetapkan sebagai Kepala SKK Migas yang sebelumnya, Rudi Rubiandini yang sudah berstatus non aktif sejak penetapan dirinya sebagai tersangka kasus korupsi.

Amien bukanlah orang baru dalam lingkungan kelembagaan pemerintah. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua KPK bersama Taufiqurrahmanruqi di awal lembaga anti rasuah itu berdiri. Namun dalam sektor Migas ia merupakan orang baru meskipun begitu, hal tersebut tak menghalangi niatnya untuk membenahi sektor hulu Migas dan kelembagaan SKK Migas.

Ia menegaskan bahwa yang menjadi prioritasnya saat ini adalah melakukan pembenahan sistem yang terkait dengan SKK Migas, baik sistem internal, antara SKK Migas dengan KKKS, ataupun antara KKKS dengan kontraktor.

"Perlu dilakukan pembenahan SKK Migas termasuk sistem keuangan karena itu melekat di APBN. Ada lebih dari 300 perusahaan KKKS yang didukung lebih dari 1500 perusahaan pendukung. Banyak transaksi yang terjadi," kata Amien di kantor Kementerian ESDM, Rabu (19/11).

Ia meyakini kalau semua hal itu dilakukan dengan serius maka hasil eksplorasi Migas akan mudah diprediksi dan produksi pun akan meningkat. Setelah ini Amien bilang akan segera menyusun struktur organisasi internal yang baru agar lembaganya dapat langsung bekerja dengan cepat.

Menteri ESDM, Sudirman Said mengatakan, pemilihan Amien sebagai Kepala SKK Migas merupakan langkah konkrit untuk mengurai sumbatan-sumbatan yang ada di sektor Migas. Ia menilai Amien sebagai orang yang tepat untuk mengemban tugas itu.

"Buat saya dia seorang pejuang. SKK Migas perlu dipimpin oleh sosok yang seperti ini tapi di samping itu memerlukan sosok yang bisa membangun sistem. Di KPK dia sudah membuktikannya dulu," ungkap Sudirman.

Artikel Terkait

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin
SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

Yogyakarta, TAMBANG – Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong transformasi industri mineral dan batubara (minerba) menuju Indonesia Emas 2045. Hilirisasi, digitalisasi, transisi energi, dan tuntutan keberlanjutan membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi yang semakin beragam. Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Mempersiapkan SDM Unggul, Inovatif,

By Rian Wahyuddin