Merdeka Gold Resources Tunjuk 3 Direktur dan 5 Komisaris Baru

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) merombak jajaran manajemen dengan menunjuk tiga direktur dan lima komisaris baru.

Merdeka Gold Resources Tunjuk 3 Direktur dan 5 Komisaris Baru
Istimewa.

Jakarta, TAMBANG - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) merombak jajaran manajemen dengan menunjuk tiga direktur dan lima komisaris baru. Perubahan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Tiga direktur baru tersebut adalah Nicholas John Green, Barend Johannes Nicolaas Knoetze, dan Suryadinata Tanu.

“Tiga Direktur yang telah disetujui memiliki kombinasi pengalaman teknis, operasional, dan finansial yang kuat serta rekam jejak luas dalam pengembangan dan pengelolaan aset pertambangan,” ungkap manajemen dalam keterangan resmi yang diterima Jumat, (24/4).

Adapun dewan komisaris yang diangkat pada RUPST ini yaitu Winato Kartono, Xinyu Wang, Jona Widhagdo Putri, John Mackay McCulloch Williamson, dan Yu Gao.

“Selain itu, Perseroan juga memperkuat jajaran Dewan Komisaris melalui penunjukan lima Komisaris baru, termasuk tiga Komisaris Independen, guna meningkatkan fungsi tata kelola dan pengawasan,” jelasnya.

RUPST juga menyetujui pengunduran diri tiga anggota Direksi, yaitu Albert Saputro, David Thomas Fowler, dan Adi Adriansyah Sjoekri, sebagai bagian dari penyelarasan peran di tingkat Grup, dimana ketiganya akan kembali fokus pada tanggung jawab strategis di Grup PT Merdeka Copper Gold Tbk sebagai induk usaha Perseroan.

“Perseroan menegaskan bahwa pengunduran diri tersebut telah direncanakan secara matang dalam rangka optimalisasi pengelolaan sumber daya kepemimpinan di Grup, guna mendukung pengembangan entitas dan proyek strategis, serta memastikan kesinambungan kepemimpinan dan peningkatan tata Kelola,” terangnya.

Artikel Terkait

Lima Bulan Dampingi Pengobatan Kasmari hingga ke Jakarta, NHM Peduli Hadir untuk Warga Lingkar Tambang

Lima Bulan Dampingi Pengobatan Kasmari hingga ke Jakarta, NHM Peduli Hadir untuk Warga Lingkar Tambang

Jakarta, TAMBANG - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus diwujudkan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli. Salah satunya dengan memberikan pendampingan kepada Kasmari (63 tahun), seorang petani yang tinggal di Desa Beringin Agung, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara, yang saat ini tengah menjalani pengobatan limfoma non-Hodgkin. Penyakit

By Rian Wahyuddin
Hingga Kuartal III Tahun ini, MYOH Sukses Catat Kinerja Positif di Semua Lini

Hingga Kuartal III Tahun ini, MYOH Sukses Catat Kinerja Positif di Semua Lini

Jakarta,TAMBANG,- Kinerja moncer berhasil dibukukan perusahaan kontraktor tambang, PT Samindo Resources Tbk (“Perseroan”). Emiten berkode MYOH ini berhasil membukukan akselerasi kinerja operasional dan lonjakan profitabilitas yang solid sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026. Penguatan ini ditopang oleh pertumbuhan produktivitas pada seluruh lini jasa pertambangan utama Perseroan. Perusahaan mencatat kinerja

By Egenius Soda
Ditjen Minerba: 2.587 UMKM Binaan Perusahaan Tambang, PPM Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

Ditjen Minerba: 2.587 UMKM Binaan Perusahaan Tambang, PPM Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penguatan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) agar manfaat kegiatan pertambangan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat di sekitar wilayah operasi. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan keberhasilan sektor

By Rian Wahyuddin
Menko Bahlil Dorong Hilirisasi hingga Produk Akhir, Evaluasi Pembangunan Smelter

Menko Bahlil Dorong Hilirisasi hingga Produk Akhir, Evaluasi Pembangunan Smelter

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mendorong pengembangan industri hilirisasi mineral di Indonesia agar tidak berhenti pada produksi bahan setengah jadi. Karena itu, Pemerintah berencana mengevaluasi pembangunan smelter yang hanya menghasilkan produk antara untuk meningkatkan nilai tambah di

By Rian Wahyuddin