Melalui VoLTE, Smartfren Miliki Jaringan Komunikasi Jalur Khusus

Jakarta-TAMBANG. Gunakan jaringan 4G LTE Advanced, teknologi VoLTE berikan pengalaman baru berkomunikasi dengan jalur khusus sehingga lebih cepat dan memiliki kualitas suara yang jernih. PT Smartfren Telecom Tbk (Smartfren), Jumat 18 Maret 2016 meresmikan peluncuran layanan VoLTE ke public. Teknologi ini merupakan layanan untuk penggilan telepon dan telepon video pertama di Indonesia berbasis data dengan mengandalkan tekologi LTE dari jaringan 4G. Head of Network Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo mengatakan, teknologi VoLTE meriupakan salah satu cara berkomunikasi terdepan di era 4G. Menggunakan jalur khusus (dedicated bearer) dengan dukungan QoS (Quality of Services) membuat sambungan telepon jauh lebih cepat dengan suara berkualitas High Definition (HD) yang jauh lebih jernih. Pemanfaatan jalur khusus sendiri, lanjut Munir berfungsi untuk memisahkan traffic VoLTE dengan penggunaan data lainnya yang memungkinkan penggunaan akses data dilakukan secra bersamaan. “QoS menjadikan VoLTE sebagai prioritas, sehingga suara maupun video yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi dan tidak mengalami gangguan berarti. Tidak seperti VoIP (Voice over Internet Protocol) yang sering mengalami gangguan saat menelepon,” ucapnya. Keunggulan lain yang dimiliki teknologi VoLTE adalah aplikasi conference call dan video dengan lima orang pengguna VoLTE lainnya. Tanpa harus mengunduh aplikasi tambahan. Sebab cukup dengan menekan tombol switch, pengguna sudah dapat menikmati fasilitas ini. Memiliki batas ouotput 50Hz-7.00Mhz menambahkan kejernihan suara bahkan teknologi VoLTE ini juga sudah didukung dengan system yang dapat mengurangi suara berisik pada latar belakang (reduce background noise). “Untuk tarif, kami masih menggunakan tarif telepon biasa. Sehingga pengguna tidak perlu khawatir soal kouta data,” kata Munir. Proses penggunaan melakukan panggilan hingga terhubung dengan lawan bicara juga terhitung sangat cepat. Berdasarkan komperasi rata-rata VoLTE hanya membutuhkan waktu 2 sampai 3 detik dibandingkan dengan melakukan panggilan secara konvensional yang menghabiskan waktu setidaknya 8 detik. Tidak hanya teknologi VoLTE, Smartfren dalam kesempatan yang sama juga memperkenalkan Andromax MiFi, Sukaca Purwokardjono, Division Head Smartphone Business Smartfren mengatakan, perangkat MiFi milik Smartfren ini dirancang agar memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan internet berkoneksi 4G LTE tanpa harus mengganti perangkat dan dapat digunakan beberapa perangkat lainnya secara bersamaan. “MiFi milik Smartfren merupakan wireless router yang berfungsi sebagai Wi-Fi hotspot dengan jaringan 4G LTE yang telah menjangkau 85 kota. Sehingga sangat mudah digunakan dan diakses,” kata Sukaca. Smartfren sendiri miliki tiga perangkat MiFi LTE antara lain Andromax M2S, Andromax M2Y dan Andromax M2P dengan keunggulan pemakaian baterai lebih lama, untuk Andromax M2P dapat bertahan hingga 6 jam sedangkan untuk Andromax M2Y dan M2S dapat digunakan hingga 10 jam. Soal keamanan, lanjut Sukaca, MiFi LTE telah didukung dengan aplikasi MyLink yang menyediakan informasi lengkap tentang penggunaan kouta dan penggunaan MiFi delengkapi dengan perangkat router menjamin keamanan pengguna tanpa khawatir diretas.

Artikel Terkait

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin