Medco E & P Kembangkan Tanaman Obat di Muba

Medco E & P Kembangkan Tanaman Obat di Muba
ilustrasi (Foto: Medco)
Jakarta, TAMBANG – PT Medco E&P Indonesia (Medco E&P), gelar kegiatan Panca Lomba Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Lumpatan, Kecamatan Sekayu, Kamis (22/2).   Lomba ini digelar oleh Medco E & P, karena melihat Musi Banyuasin memiliki potensi untuk meningkatkan perekonomian dan kemandirian melalui pengelolaan tanaman obat.  Tanaman Obat Keluarga merupakan salah satu program unggulan kegiatan pemberdayaan masyarakat Medco E&P.   Di wilayah Lumpatan, program ini dilaksanakan sejak 2015. Berawal dari hanya satu kelompok TOGA, saat ini telah berkembang menjadi tujuh kelompok yang berada di Desa Lumpatan I dan II. Sebagai bentuk penguatan kelembagaan kelompok dan evaluasi terhadap aktivitas yang dilaksanakan selama ini, Perusahaan melaksanakan Panca Lomba TOGA yang melibatkan seluruh kelompok.   “Kegiatan ini menjadi kesempatan masing-masing kelompok untuk bertukar informasi, saling mengisi dan membuka wawasan. Bagi Perusahaan, kegiatan ini menjadi bentuk evaluasi terhadap kegiatan pemberdayaan yang telah dilakukan sehingga dapat memetakan upaya-upaya perbaikan yang diperlukan,” kata Manager West Area CARE Bondan Brillianto, dalam keterangan resminya, Kamis (22/2)     Salah satu anggota kelompok TOGA Desa Lumpatan Ibu Dewi mengatakan, manfaat program TOGA dirasakan langsung oleh masyarakat.   “Kami sekeluarga sudah tidak lagi konsumsi obat-obatan untuk mengatasi sakit ringan. Obat yang kami butuhkan dapat diambil langsung di pekarangan tanpa perlu ke rumah sakit atau toko obat. Program ini juga membuat waktu masyarakat terutama ibu-ibu menjadi lebih produktif,” kata Dewi.  

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda