Kontrak Karya Habis 2025, VALE Fokuskan Hal Ini

Kontrak Karya Habis 2025, VALE Fokuskan Hal Ini
Dok: Istimewa

Jakarta, TAMBANG – Kontrak Karya (KK) perusahaan tambang nikel terintegrasi, PT Vale Indonesia Tbk (VALE) akan habis pada tahun 2025. Menanggapi hal ini, Chief Operating Officer (COO) Abu Ashar menyebut pihaknya tetap fokus melaksanakan praktik pertambangan yang baik atau good mining practices meski izinnya tinggal dua tahun lagi.

“Mengenai perpanjangan kontrak, sebenarnya apa yang PT Vale dilakukan saat ini adalah bagaimana melakukan pengelolaan pertambangan yang baik sebagaimana good mining practices,” ujar Abu dalam sebuah diskusi, Selasa (16/5).

Selain itu, Abu juga menyatakan kalau saat ini perusahaan tengah concern pada sejumlah proyek smelter seperti yang ada di Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi tenggara. Pabrik peleburan berteknologi High-Pressure Acid Leaching (HPAL) ini akan mengolah bijih nikel menjadi mixed hydroxide precipitate (MHP), bahan baku pembuatan baterai kendaraan listrik.

“Untuk proyek HPAL di Pomalaa dengan kapasitas 120 ribu ton yang dimulai tahun ini insyaallah 3-4 tahun ke depan akan mulai berproduksi. Itu untuk bahan material baterai,” imbuh dia.

Abu kemudian menyinggung soal kedatangan sejumlah Menteri ke site VALE beberapa waktu lalu. Kata dia, hal itu menandakan bahwa Perusahaan telah membuktikan komitmennya dalam menerapkan kaidah pertambangan yang sesuai dengan aturan pemerintah.

“Jadi beberapa kementerian sudah datang ke site, termasuk terakhir bapak presiden datang ke site. Supaya bisa melihat langsung bagaimana PT Vale itu sebenarnya apakah layak, untuk diperpanjang atau tidak. Itu jadi sangat jelas,” ungkap dia.

Abu menjelaskan, sejauh ini perusahaan masih melakukan komunikasi dengan Pemerintah Pusat terkait perpanjangan KK tersebut.

Kalau melihat rekam jejak, VALE bakal memiliki izin tambang baru dan dapat melanjutkan program-program yang sudah berjalan termasuk yang menjadi proyek strategis nasional (PSN) yakni proyek penambangan terintegrasi dengan smelter berteknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF)  di Morowali, Sulawesi Tengah dan Proyek smelter HPAL di Pomalaa,  Kolaka, Sulawesi Tenggara.

“Tugas kami saat ini adalah bagaimana kami komunikasi secara terus menerus kepada pemerintah pusat, bahwa inilah program atau pelaksanaan penambangan yang kami lakukan setelah 54 tahun dengan berbagai penghargaan yang kami dapatkan termasuk the best environmental mining di Indonesia yang baru kami dapatkan tahun lalu,” beber dia.

Jika nanti diperpanjang, KK VALE akan berubah menjadi izin usaha pertambangan khusus atau IUPK. Terkait hal ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah mengevaluasi rencana pengembangan seluruh wilayah (RPSW) yang menjadi bagian dari rencana perpanjangan izin perusahaan.

Bahkan Presiden Joko Widodo menyebut pemerintah masih mengkalkulasi secara komprehensif proses perpanjangan izin tersebut.

“(Soal kontrak VALE) Masih semuanya kita bicarakan, masih semuanya kita kalkulasi, masih semuanya kita hitung. Mana yang baik dan mana yang tidak baik, masih dikalkulasi,” ujar Jokowi usai berkunjung ke area operasi VALE akhir Maret lalu.

Artikel Terkait

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

London, TAMBANG – PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Perusahaan jasa pertambangan ini meraih penghargaan Bronze dalam ajang AMEC Global Communication Effectiveness Awards 2026 melalui penerapan komunikasi strategis dalam mendukung transformasi digital perusahaan. Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Best Use of Measurement for Internal Communications

By Rian Wahyuddin
Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG – Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin