Komitmen Lindungi Pekerja, PTBA Raih Paritrana Award

Komitmen Lindungi Pekerja, PTBA Raih Paritrana Award
Jakarta, TAMBANG – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menerima anugerah Paritrana Award sebagai Badan Usaha Skala Besar Terbaik Sektor Manufaktur, Pertambangan dan Migas Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Paritrana Award merupakan penghargaan tahunan dari Pemerintah bersama BPJAMSOSTEK (BPJS Ketenagakerjaan) sebagai apresiasi kepada pemda dan badan usaha yang mendukung program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Acara penyerahan penghargaan yang digelar pada Jumat (12/4) tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya dan Kepala Kantor Wilayah BPJAMSOSTEK Sumsel Bambang Utama. Dalam sambutannya, Mawardi menekankan pentingnya jaminan sosial untuk melindungi tenaga kerja. Ia berharap agar semua badan usaha di Sumsel dapat memenuhi hak tenaga kerja dengan mendaftarkan pekerjanya ke BPJAMSOSTEK. “Selamat kepada seluruh penerima penghargaan. Ini adalah suatu tanggung jawab dan tugas kita yang sangat mulia, kiranya tidak henti-henti saya memberi imbauan kepada masyarakat dan perusahaan yang ada di Sumsel ini agar mendaftarkan tenaga kerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Tanpa tenaga kerja, tidak mungkin tercapai apapun yang kita rencanakan,” ujar Mawardi. Sementara itu, AVP SDM Umum Keuangan dan CSR PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Unit Dermaga Kertapati, Yulian Sudarmawan, mewakili manajemen PTBA menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. “Penghargaan yang diperoleh ini menjadi penyemangat bagi PTBA untuk terus berkomitmen memberikan perlindungan sosial kepada para pegawai,” ujar Yulian.  

Artikel Terkait

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Jakarta,TAMBANG,- Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mengusulkan penyesuaian tarif royalti. Rencana ini menyasar sejumlah komoditas mineral strategis seperti emas, tembaga, timah, hingga nikel beserta produk hilirisasinya. “Kebijakan ini pada dasarnya dapat dipahami sebagai upaya negara meningkatkan penerimaan di tengah dinamika harga komoditas global.

By Egenius Soda