Kideco Rogoh Kocek Rp3 Miliar untuk Eksplorasi Maret

 Kideco Rogoh Kocek Rp3 Miliar untuk Eksplorasi Maret
ilustrasi
Jakarta, TAMBANG- Sepanjang Maret 2019, PT Kideco Jaya Agung mengeluarkan dana Rp3 miliar untuk eksplorasi tambang batu bara. Eksplorasi telah menghasilkan tujuh lubang tambang, dengan kedalaman 1.672 meter.   Daerah kegiatan pemboran dilakukan di tiga area berbeda, yaitu Area Pit Roto Utara (RTN), Pit Roto Selatan (RTS-C4) dan SUWI. Dimana tiga area tersebut terletak di Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) Roto Samurangau di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.   Kegiatan pemboran dikerjakan oleh dua kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung, yaitu PT Mintec Abadi (Mintec) dan PT Sumagud Sapta Sinar (Sumagud). Dengan rincian biaya eksplorasi Mintec sebesar Rp1,87 miliar, dan Sumagud sebesar Rp1,13 miliar.   “Dalam pembagian area kerja, Mintec mengerjakan kegiatan pemboran pada area RTS dan SUWI sedangkan Sumagud mengerjakan kegiatan pemboran pada area RTN,” tertulis dalam laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (10/4).   Kegiatan eksplorasi dilakukan dengan pemetaan geologi, pemboran, logging geofisika, dan analisa kualitas. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing-masing tipe kegiatan dan pekerjaan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut, telah mengikuti standar pekerjaan yang telah ditetapkan dan diawasi secara langsung oleh Competent Person Indonesia (CPD).   Perusahaan yang menargetkan produksi batu bara 34 juta ton di tahun ini, akan melanjutkan kegiatan eksplorasi WIUP Roto Samurangau pada April 2019 di dua area kerja yaitu Roto Utara dan Roto Selatan. Kegiatan pemboran direncanakan dapat menyelesaikan 18 lubang dengan target kedalaman 4,050 meter.  

Artikel Terkait

The Institution of Engineers Indonesia (PII) Strengthens Cooperation with the Chinese Society of Engineers through Engineering Capacity Building Program in China

The Institution of Engineers Indonesia (PII) Strengthens Cooperation with the Chinese Society of Engineers through Engineering Capacity Building Program in China

Jakarta,TAMBANG,- The Institution of Engineers Indonesia (PII) continues to strengthen its international engagement with the Chinese Society of Engineers (CSE) through its participation in the 2026 Engineering Capacity Building Program (Energy and Power) held in Beihai, Guangxi Province, China. Bringing together engineering professionals from Brunei Darussalam, China, Hong Kong,

By Egenius Soda