Kebutuhan Batu Bara PLN 154 Juta Ton per Tahun, Kontrak Pasokan Capai 134 Juta Ton

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa total kebutuhan batu bara PLN setiap tahun mencapai sekitar 154 juta metrik ton.

Kebutuhan Batu Bara PLN 154 Juta Ton per Tahun, Kontrak Pasokan Capai 134 Juta Ton
Ilustrasi.

Jakarta, TAMBANG – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa total kebutuhan batu bara PLN setiap tahun mencapai sekitar 154 juta metrik ton.

Untuk menjamin kecukupan pasokan, pemerintah telah menugaskan sejumlah perusahaan tambang batu bara untuk memasok kebutuhan tersebut.

"Total kebutuhan PLN per tahun sebesar 154 juta metrik ton. Dari jumlah itu, pemerintah telah memberikan penugasan kepada perusahaan-perusahaan batu bara sekitar 190 juta ton," ujar Bahlil, dikutip Kamis (18/6).

Dari total volume penugasan tersebut, lanjutnya, perusahaan-perusahaan tambang telah memberikan konfirmasi pasokan sekitar 150 juta hingga 160 juta ton. Sementara itu, realisasi yang telah dituangkan dalam kontrak mencapai 134 juta ton.

Menurutnya, capaian kontrak tersebut menunjukkan sebagian besar kebutuhan batu bara PLN untuk tahun berjalan telah diamankan. Dengan kebutuhan total sebesar 154 juta ton dan kontrak yang telah mencapai 134 juta ton, maka volume yang belum terikat kontrak tinggal sekitar 20 juta ton.

"Dari total kebutuhan PLN 154 juta ton, yang sudah dikontrak sebesar 134 juta ton. Artinya tinggal sekitar 20 juta ton lagi yang belum dikontrakkan," katanya.

Pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap proses kontrak dan realisasi pasokan batu bara guna memastikan seluruh kebutuhan energi primer PLN dapat terpenuhi tepat waktu.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional sekaligus mengantisipasi potensi gangguan pasokan yang dapat memengaruhi operasional pembangkit listrik.

Artikel Terkait

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin
SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

Yogyakarta, TAMBANG – Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong transformasi industri mineral dan batubara (minerba) menuju Indonesia Emas 2045. Hilirisasi, digitalisasi, transisi energi, dan tuntutan keberlanjutan membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi yang semakin beragam. Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Mempersiapkan SDM Unggul, Inovatif,

By Rian Wahyuddin