Kadin dan Medco Kembangkan Listrik Surya di Aceh

Kadin dan Medco Kembangkan Listrik Surya di Aceh
Foto Istimewa

Jakarta - TAMBANG. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim bersama dengan Kadin Aceh dan PT Medco Energy International, Tbk menggagas sebuah program pengembangan listrik bertenaga surya. Program bernama We Light Up Indonesia ini dimaksudkan juga menunjang program pemerintah untuk meningkatkan rasio elektrifikasi.

Program ini adalah bagian dari Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) yang dirancang khusus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat penyediaan listrik. Rencananya, paket -paketlampu tenaga surya akan dibagikan kepada penduduk di 100 titik sekitar operasi Medco di Blok Aceh.

"Pada rapimnas Kadin pada 8 Desember 2014, Kadin Bidang Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim sepakat bekerja sama dengan Medco Energy International serta Kadin Provinsi Aceh, akan mengerjakan program We Light Up Indonesia," ungkap Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Shinta W. Kamdani di Jakarta, Rabu (10/12).

Pihaknya mencatat bahwa hingga tahun 2012, angka rasio elektrifikasi di Indonesia hanya sebesar 73%. Artinya, ada lebih dari 60 juta penduduk yang tidak terjangkau aliran listrik. Oleh karena itu, program We Light Up Indonesia akan menawarkan paket listrik alternatif yang berbasis tenaga surya.

"Sebagaimana diketahui bahwa tenaga surya adalah salah satu pilihan energi terbarukan yang jumlahnya melimpah di Indonesia," jelasnya.

Ia menekankan bahwa energi terbarukan merupakan sumber daya yang jumlahnya yang tak terbatas jika dikelola dengan baik. Selain itu, energi ini sifatnya ramah lingkungan, tidak menghasilkan polusi, dan tidak berkontribusi terhadap perubahan iklim.

"Ini adalah alasan utama mengapa energi terbarukan sangat terkait dengan masalah lingkungan dan ekologi di mata orang banyak," Shinta berujar.

Kadin berharap, dana CSR perusahaan dapat digunakan tepat sasaran sekaligus membantu program pemerintah melalui program ini.

Artikel Terkait

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin
Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mendorong Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) mengambil peran strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi metalurgi dan mendukung agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tri Winarno dalam Kongres Nasional PROMETINDO 2026 yang digelar

By Rian Wahyuddin