IPA Conference Berbuntut Teguran Wamen ESDM

IPA Conference Berbuntut Teguran Wamen ESDM
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri pembukaan Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention and Exhibition, Selasa (2/5).
Jakarta, TAMBANG – Pelaksanaan kegiatan Indonesia Petroleoum Association (IPA) Conference and Exhibition ternyata berbuntut kekecewaan Wakil Manteri ESDM Arcandra Tahar. Teguran pun dilayangan melalui  surat tertulis Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi  dengan nomor nomor SRT-0357/SKKMA0000/2018/SO, tangal 7 Mei 2018.   Surat yang kemudian beredar di kalangan wartawan pun, menuliskan, ada dua hal yang menjadi keberatan Arcandra terhadap kegiatan yang berlangsung pada 2-4 Mei lalu.   Pertama, pada Plenary Session I, Rabu (2/5), dengan topik “Mapping Global Oil and Gas Investment Competitiveness”, IPA telah melibatkan Fraser Institute sebagai salah satu panelis tanpa terlebih dahulu mendapatkan clearance dari Wakil Menteri ESDM.   Kedua, dalam pelaksanaan realtime polling survey pada Plenary Session III, Kamis (3/5),  mengenai “Alligning Policies to Achieve Indonesia’s Energy Plan”, telah terjadi insiden di mana dalam salah satu hasil polling survey tersebut, menunjukkan hal yang bersifat menyerang secara pribadi Wakil Menteri ESDM   Karena itu, dalam surat teguran melaui Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi, meminta pengurus IPA untuk melakukan evaluasi agar tidak terjadi lagi di masa akan datang.   “Hal-Hal tersebut di atas menunjukkan bahwa IPA kurang seksama dalam melaukan kegiatan. Atas hal tersebut, dengan ini saya memberikan teguran kepada pengurus IPA sebagai penanggung jawab atas seluruh kegiatan IPA Conference and Exhibition 2018. Agar dilakukan langkah-langkah yang memadai, supaya tidak terjadi lagi di masa akan datang,” tulis pernyataan Amien, dalam surat teguran SKK Migas, yang diterima tambang.co.id, Rabu (9/5).   Menanggapi teguran itu,  pengurus IPA pun langsung merespon teguran tersebut. Pernyataan maaf disampaikan melalui surat yang ditujukan kepada Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, dengan nomor 196/BOD/18 tertanggal 7 Mei dan tertera tanda tangan Dewan Direksi IPA, Ronald Gunawan.   “Kami sangat menyesalkan kejadian tersebut dan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak (Arcandra Tahar). Kami akan melakukan evaluasi internal untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang lagi di masa yang akan datang,” tulis pernyatan Ronald dalam surat permohonan maaf kepada Arcandra Tahar, yang diterima tambang.co.id.   Tidak hanya itu, Ronald pun menyampaikan maksud Dewan Direksi IPA untuk bertemu langsung untuk menyampaikan permohonan maaf langsung.   “Dengan kerendahan hati kami, mohon kiranya Bapak Menteri dan Bapak Wakil Menteri bersedia menerima Dewan Direksi IPA, yang ingin menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Bapak atas kejadian yang sangat tidak patut terjadi ini,” tutur Ronald dalam surat tersebut.

Artikel Terkait

Parama Energi dan SOS Children’s Villages Perkuat Akses Pendidikan Anak di Meulaboh Aceh

Parama Energi dan SOS Children’s Villages Perkuat Akses Pendidikan Anak di Meulaboh Aceh

Jakarta, TAMBANG - PT Prima Wiguna Parama (Parama Energi) meyakini bahwa investasi terbaik bagi masa depan industri energi dan pertambangan tidak hanya dibangun melalui mesin dan infrastruktur, tetapi juga melalui pendidikan tinggi untuk mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Semangat inilah yang mendorong Parama Energi memperkuat akses pendidikan serta pengembangan kapasitas

By Rian Wahyuddin
Ceria Corp Kibarkan Merah Putih di Puncak Mekongga, Rayakan Kemerdekaan dari Ketinggian 2.620 Mdpl

Ceria Corp Kibarkan Merah Putih di Puncak Mekongga, Rayakan Kemerdekaan dari Ketinggian 2.620 Mdpl

Jakarta, TAMBANG - Setelah menempuh perjalanan panjang melalui medan pegunungan yang menantang, rombongan Ceria Corp akhirnya menjejakkan kaki di Puncak Gunung Mekongga. Tepat pada 17 Agustus 2026, Merah Putih berkibar di ketinggian 2.620 meter di atas permukaan laut (MDPL), menjadi penanda keberhasilan Ekspedisi Gunung Mekongga sekaligus menghadirkan makna tersendiri dalam

By Rian Wahyuddin