Inilah Calon Pejabat Eselon I Yang Lulus Seleksi

Inilah Calon Pejabat Eselon I Yang Lulus Seleksi

Jakarta-TAMBANG. Kementerian Energi dan Sumber Daya mineral hari ini (27/3) telah mengumumkan hasil seleksi terbuka calon pejabat pimpinan tinggi madya (eselon I). Pengumuman ini tertuang dalam surat bernomor 0009/pm/72/SJN/2015. Ada 15 nama yang telah lulus seleksi tahap assesment (wawancara) yang diselenggarakan 16-21 Maret 2015.

Kelima belas nama peserta yang lulus tersebut selanjutnya akan diusulkan kepada Presiden Republik Indonesia sebagai calon Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Berikut nama-namanya: 1. Agoes Triboesono

2. Andhika Prastawa

3. Arya Rezavidi

4. Bambang Gatot Ariyono

5. Edi Prasodjo

6. Faizul Ishom

7. I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja

8. Jarman

9. Jugi Prajogio

10. Montty girianna

11. Muhamad Husen

12. Muhammad Said Didu

13. Rida Mulyana

14. Ronggo Kuncahyo

15. Satry Nugraha

Artikel Terkait

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

Jakarta, TAMBANG – PT TIMAH Tbk buka suara terkait aksi demonstrasi warga di depan kantor perusahaan di Kabupaten Belitung Timur yang berujung bentrokan. Perseroan menyatakan menghormati aspirasi masyarakat dan berharap situasi tetap kondusif. Corporate Secretary PT TIMAH (Persero) Tbk, Ruddy Nursalam, menyampaikan bahwa perusahaan memahami aktivitas pertambangan timah memiliki keterkaitan yang

By Rian Wahyuddin
Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Jakarta, TAMBANG - Aksi demonstrasi masyarakat penambang di Kantor PT TIMAH di Kabupaten Belitung Timur menjadi sorotan. Di tengah meningkatnya tuntutan agar pembelian bijih timah masyarakat kembali dibuka, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya meminta seluruh pihak menahan diri dan menjaga kondusivitas, sembari memastikan pemerintah tengah mempercepat penerbitan Peraturan Presiden

By Rian Wahyuddin