Industri Tambang dan Migas Harus Makin Transparan

Industri Tambang dan Migas Harus Makin Transparan

Jakarta-TAMBANG. Indonesia diharapkan mampu terus berkembang menjadi Negara yang pertama di Asean yang mampu menciptakan sistem yang transparan dalam industri ekstraktifnya. Harapan itu muncul setelah pada Oktober tahun lalu, Indonesia berhasil meraih status compliant, dalam inisitif global Extractive Industrie Transparency Initiative (EITI).

Maryati Abdullah, Koordinator Publish What You Pay Indonesia mengatakan, tantangan transparansi di sektor tambang dan migas tidaklah mudah bagi pemerintahan Jokowi. Menurutnya masih ada beberapa titik yang harus jadi fokus perbaikan pemerintah.

Misalnya, tingkat kepatuhan penerimaan Negara di sektor Minerba yang terbukti dengan tidak adanya NPWP, keterlambatan pembayaran, hingga proses penghitungan dana bagi hasil.

“Belum lagi persoalan renegosiasi KK dan pelabuhan serta pengapalan batu bara yang belum terawasi dengan baik,” kata Maryati, Rabu sore kemarin.

Sementara itu di sektor Migas, hal yang terpenting menurutnya adalah informasi lifting yang real-time, efisiensi dan efektivitas cost recovery serta transparansi penjualan minyak mentah bagian Negara untuk kebutuhan BBM.

Menurutntya apa yang sudah dilakukan KPK bersama dengan Ditjen Minerba pada 2014 melalui supervisi patut dicontoh juga di sektor Migas. Dari supervisi tersebut, Negara mendapatkan tambahan pendapatan Negara hingga Rp 7 triliun.

Di kesempatan yang sama, Chair EITI International, Clare Short mengatakan, Indonesia saat ini telah membuka jalan bagi publik untuk mengawasi sektor migas dan minerba. “Meski begitu masih banyak yang perlu dilakukan untuk memastikan sumber daya alam ini dikelola dengan baik untuk kepentingan masyarakat.”

Artikel Terkait

Maknai Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Infrastruktur Energi

Maknai Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Infrastruktur Energi

Jakarta,TAMBANG,- Memaknai Hari Pelanggan Nasional 2026, PT Pertamina Gas (Pertagas), meneguhkan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas layanan dan keandalan infrastruktur energi. Hal ini semakin penting di tengah kebutuhan pelanggan yang semakin dinamis. Komitmen dari Subholding Gas Pertamina diantaranta tercermin dari Customer Satisfaction Index (CSI) Pertagas tahun 2026 yang mencapai

By Egenius Soda
Agincourt Resources Kembali Gelar OlympiAR 2026, Kompetisi Geosains Nasional bagi Mahasiswa

Agincourt Resources Kembali Gelar OlympiAR 2026, Kompetisi Geosains Nasional bagi Mahasiswa

Jakarta,TAMBANG,- Pengelola Tambang Emas Martabe, PT Agincourt Resources (PTAR) bersama Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) kembali menyelenggarakan Olympiade Agincourt Resources (OlympiAR) 2026. Pembukaan ajang dua tahunan ini dilaksanakan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Jumat (4/9). Pembukaan OlympiAR 2026 dihadiri sekitar 500 mahasiswa dari berbagai universitas. Tahun ini

By Egenius Soda