Inalum Anggarkan US$80 Juta Produksi Kabel Listrik

Inalum Anggarkan US$80 Juta Produksi Kabel Listrik
Jakarta-TAMBANG. PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) berencana memproduksi kabel listrik sebesar 70.000 ton pertahun di pabrik yang berlokasi di Kuala Tanjung, Kecamatan Sei suka, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Untuk merealisasikan itu, produsen aluminium itu bekerjasama dengan perusahaan asing.   Direktur Utama Inalum, Winardi Sutomo mengungkapkan untuk merealisasikan itu pihaknya menganggarkan dana sebesar US$ 80 juta untuk menambah line produksi kabel listrik. Untuk memperluas jaringan, perusahaan pelat merah itu rencananya tak hanya dipasarkan di dalam negeri tetapi beberapa negara lainnya juga menjadi incaran.   Menurut Winardi karena alasan itulah pihaknya memutusakn untuk melakukan kerjasama dengan perusahaan asing agar jaringan ekspor Inalum semakin luas. “Calon mitranya kami sudah banyak. Tinggal pilih saja,” kilahnya, Senin (9/10).   Dengan adanya diversifikasi produk tersebut dipastikan portofolio bisnis Inalum bertambah. Saat ini, Inalum juga sedang membangun pabrik untuk aluminium alloy dan billet yang rencananya rampung akhir tahun depan, dengan total kapasitas masing-masing sebesar 30.000 ton dan 90.000 ton.   Winardi mengaku optimis, rencana bisnis itu bakal meningkatkan pendapatan Inalum tiga kali lipat di 2020.

Artikel Terkait

Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Jakarta,TAMBANG,- Tonggak penting kembali berhasil dicatat perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN). Emiten berkode saham AMMAN ini akhirnya mewujudkan transformasi bisnisnya sebagai perusahaan terintegrasi dari penambangan sampai peleburan setelah secara resmi merampungkan proyek pembangunan pabrik smelter tembaga di Kabupaten Sumbawa

By Egenius Soda