IEE Series 2025: ExxonMobil Pamer Produk Pelumas, Perusahaan Tambang Bisa Irit Puluhan Milyar

Presiden Direktur ExxonMobil Lubricants Indonesia

Jakarta, TAMBANG – ExxonMobil Lubricants Indonesa (EMLI) kembali menghadirkan produk pelumas di Mining Expo 2025, menjawab tantangan efisiensi operasional pertambangan, khususnya untuk operasional alat berat. Untuk diketahui dinamika harga batu bara serta oversupply komoditas nikel mempengaruhi PNBP yang berdampak langsung pada tantangan biaya operasional di pertambangan.

Selain dari sisi operasional, produk pelumas yang bagus untuk kinerja alat berat di lapangan dapat menentukan umur suku cadang. Memaksimalkan jam kerja alat berat yang lebih lama, mesin semakin awet. Hal tersebut berdampak pada efisiensi finansial operasional di lapangan hingga puluhan milyar.

Presiden Direktur PT ExxonMobil Lubricants Indonesia, Syah Reza menyebutkan bahwa mereka telah bekerjasama dengan berbagai perusahaan tambang di Indonesia yang sudah merasakan manfaat dari produk pelumas dalam operasional lapangan. Salah satu testimoni datang dari perusahaan kontraktor besar menggunakan produk pelumas Mobil™ yang digunakan di alat berat merk KOMATSU PC 2000-8. “Sebelum menggunakan produk pelumas Mobil™ sering terjadi penghentian operasional alat berat karena harus mengganti pelumas konvensional, namun setelah beralih ke produk Mobil™ manfaatnya signifikan bagi kinerja dan efisiensi alat berat”, tambah Syah Reza.

ExxonMobil juga sudah lama menjadi mitra strategis perusahaan-perusahaan pertambang di Indonesia dengan produk teruji. 

Produk pelumas ExxonMobil pada acara Mining Expo 2025 antara lain: 

  • Mobilgrease XHP™ 462 Moly, mengandung 3% molibdenum disulfida. Memberikan perlindungan terhadap keausan, Pilihan ideal untuk aplikasi pin dan bushing atau fifth wheel.
  • Mobilith SHC™ 220, grease performa superior untuk suhu ekstrem dan kontaminasi air.
  • Mobil SHC™ Gear Series, pelumas sintetis roda gigi industri, yang dapat melindungi alat berat dari micropitting, karat, dan korosi.
  • Mobil SHC™ 600, pelumas roda gigi dan bearing yang mampu memberikan efisiensi energi hingga 3,6%.
  • Mobil Delvac Modern™ 15W-40 Full Protection, pelumas mesin diesel. Extra high performance synthetic technology yang di optimalkan untuk memberikan performa luar biasa pada mesin. 

Selain produk pelumas, ExxonMobil juga menawarkan layanan Mobil OnSite. Layanan turunan Mobil OnSite seperti Onsite Oil Cleanliness test, Oli Flushing Services, Tank Cleaing, Filtration services dan Waste Oil Management. ExxonMobil juga mempunyai program MobilTM Grease Analysis untuk monitoring kondisi pelumasan. 

Artikel Terkait

XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

Jakarta, TAMBANG – XCMG Group Indonesia memperkuat ekspansi dan ekosistem industrinya di Indonesia melalui kehadiran solusi alat berat energi baru sekaligus platform pembiayaan ABC Multifinance dalam ajang Mining Indonesia 2026 di Jakarta. Mengusung tema “New Power, New Future”, XCMG menampilkan berbagai solusi hijau terintegrasi yang dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional pertambangan,

By Rian Wahyuddin
JAC Motors Perkuat Mobilitas Tambang dengan Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

JAC Motors Perkuat Mobilitas Tambang dengan Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan kendaraan operasional yang tangguh sekaligus efisien menjadi salah satu perhatian industri pertambangan di tengah dorongan menuju operasional yang lebih rendah emisi. Menjawab kebutuhan tersebut, JAC Motors menghadirkan solusi kendaraan komersial listrik dalam ajang Mining Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9–12 September 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

By Rian Wahyuddin
Hadir di Mining Indonesia 2026, EMLI Perkenalkan Solusi Pelumasan Sintetis Canggih

Hadir di Mining Indonesia 2026, EMLI Perkenalkan Solusi Pelumasan Sintetis Canggih

Jakarta,TAMBANG,- Industri pertambangan Indonesia memasuki fase operasional yang semakin menuntut efisiensi dalam segala aspek. Mulai dari tekanan produksi, kenaikan biaya operasional, kebutuhan untuk menjaga keandalan alat berat, serta implementasi B50 mendorong pelaku tambang harus memperkuat disiplin perawatan dan mengurangi risiko downtime. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor pertambangan

By Egenius Soda
Pakar Nilai RUU Daerah Kepulauan Harus Beri Kepastian Investasi Pertambangan

Pakar Nilai RUU Daerah Kepulauan Harus Beri Kepastian Investasi Pertambangan

Jakarta, TAMBANG - Direktur Eksekutif Indonesia Mining & Energy Watch, Ferdy Hasiman menyoroti pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan yang dinilai perlu memberikan kepastian hukum bagi investasi jangka panjang, termasuk sektor pertambangan. Kepastian regulasi dianggap penting agar pengembangan sumber daya alam di wilayah kepulauan dapat berjalan seiring dengan kepentingan pembangunan

By Rian Wahyuddin