Guru Besar ITB  Ini Ditunjuk Jadi Dirjen Migas Definitif

Guru Besar ITB  Ini Ditunjuk Jadi Dirjen Migas Definitif

Jakarta-TAMBANG. Menteri ESDM Sudirman Said sudah menunjuk Dirjen Migas definitif yang akan memimpin direktorat jenderal migas. Pilihan itu jatuh pada Plt Dirjen Migas, Wiratmadja Puja.

Menurut Sudirman, pemilihan pejabat eselon 1 yang menangani sektor migas ini tidaklah mudah. Wirat dipilih berdasarkan hasil seleksi yang memakan proses berbulan-bulan, mulai open recruitmen, hingga proses seleksi oleh Panitia Seleksi (Pansel).

“Dari tiga orang terakhir yang diajukan, ranking pertama Pak Wirat. Bukan saya yang menentukan, yang menentukan pansel. Sangat objektif,” kata Sudirman, Jakarta, Selasa (5/5) malam.

Pemilihan Wirat, kata Sudirman, akan sangat membantu kerja di Kementerian ESDM sebab Wirat merupakan sosok dari kalangan internal yang sudah diterima oleh berbagai pihak. “Kita mengusulkan lagi Pak Wirat, karena Pak Wirat ke dalam sudah diterima dengan baik. Lalu ke stakeholder juga diterima baik dan beliau juga orang yang juga dengan teman-teman media juga bersahabat. Rasanya kalau Pak Wirat duduk di sana menjadi sangat terbantu.”

Sementara itu, disinggung mengenai kabar yang menyebutkan ada pilihan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla, yakni mantan Plt.Dirut Pertamina M.Husen sebagai Dirjen Migas, Sudirman mengaku tidak pernah mendengarnya.

“Saya tidak pernah mendengar atau merasa bahwa Wapres punya preferensi tertentu. Sidang TPA sangat terbuka,” imbuhnya

Wiratmadja Puja bukanlah orang baru di lingkungan Kementerian ESDM era Pemerintahan Joko Widodo. Pada masa kabinet SBY, Guru Besar dari Institut Teknologi Bandung itu sudah aktif sebagai salah satu staf ahli Menteri ESDM yang saat itu dipimpin Jero Wacik. Wirat bersama pejabat eselon I dan II lainnya akan resmi dilantik pada Kamis (7/5) esok bersamaan dengan struktur kepengurusan SKK Migas yang baru.

Artikel Terkait

Pemerintah Tegaskan Ekspor Mineral Ikutan Tetap Berjalan, Kajian Logam Tanah Jarang Disiapkan

Pemerintah Tegaskan Ekspor Mineral Ikutan Tetap Berjalan, Kajian Logam Tanah Jarang Disiapkan

Jakarta, TAMBANG – Pemerintah menegaskan bahwa pelaksanaan ekspor produk pertambangan beserta turunannya tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku dan tidak dimaksudkan untuk menghambat ekspor mineral ikutan, termasuk potensi Logam Tanah Jarang (LTJ) yang terkandung dalam komoditas tambang utama. Penegasan tersebut menjadi salah satu hasil rapat koordinasi lintas kementerian yang membahas implementasi

By Rian Wahyuddin