Gubernur Jambi Sebut Kontribusi Besar PetroChina Memajukan Perekonomian Daerah

Gubernur Jambi Sebut Kontribusi Besar PetroChina Memajukan Perekonomian Daerah

Jambi, TAMBANG – Gubernur Jambi Al Haris mendukung berbagai inovasi dan konsistensi kinerja PetroChina International Jabung Ltd, dalam menjaga keberlanjutan operasional migas di Wilayah Kerja (WK) Jabung.

Sebagai salah satu mitra penting dalam pembangunan di Provinsi Jambi, kontribusi terbaik PetroChina selama ini telah menciptakan banyak lapangan kerja, meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Tentunya, kita mengapresiasi kontribusi besar PetroChina yang bermanfaat bagi masyarakat, dan kita akan terus dukung dalam keberlanjutan operasional Jabung,” kata Al Haris di Jambi, Rabu (26/3).

Menurut dia, keberadaan PetroChina maupun KKKS sektor hulu migas lainnya memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. “Ini terlihat dari terdorongnya pembangunan dan perekonomian di wilayah Jambi,” ujarnya.

Untuk itu, kata dia, ke depan sinergi antara pemerintah daerah, SKK Migas, PetroChina Jabung dan KKKS lainnya harus terus diperkuat. “Kita semua berkomitmen untuk terus untuk mendukung keberlangsungan operasional Jabung,” ungkap Al Haris.

Dia juga mengakui bahwa upaya PetroChina telah membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat setempat. Harapannya, sektor migas dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan sosial dan lingkungan.

baca juga: PetroChina Kembali Raih 2 Proper Hijau

Sejauh ini, diketahui PetroChina telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam berbagai sektor di Provinsi Jambi, termasuk dalam bidang investasi, infrastruktur, pengembangan sumber daya alam, serta program tanggung jawab sosial perusahaan dari mulai pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial masyarakat.

Di bawah kepengawasan SKK Migas, PetroChina International Jabung Ltd dipercaya melanjutkan kontrak operasional kerja Jabung di Provinsi Jambi untuk periode 2023-2043.

Sebagai perusahaan energi global, PetroChina Jabung saat ini menempati posisi ketujuh dalam produksi minyak dan gas. Hal ini didasari kerja sama dan dukungan dari masyarakat, pemerintah daerah, maupun Pemerintah Provinsi Jambi untuk mendorong pengembangan berbagai proyek strategis yang berkelanjutan dan berdampak positif jangka panjang.

Prioritas Program Nasional

Sementara itu, ekonom yang juga Direktur Lembaga Kajian dan Pengembangan Ekonomi dan Masyarakat (LKPEM) Dr AM Hardianto menegaskan, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memiliki perhatian dan visi besar terhadap swasembada energi dengan memberikan prioritas di industri hulu migas nasional.

Karena itu, kegiatan hulu migas seperti di Wilayah Kerja (WK) Jabung merupakan program yang telah ditetapkan negara bukan kepentingan swasta, melainkan KKKS PetroChina International Jabung yang disupervisi oleh SKK Migas merupakan wakil pemerintah pusat dalam melaksanakan aktivitas pengeboran migas.

“Seluruh pengelolaan migas di daerah itu merupakan atas nama negara dan ditetapkan sebagai program prioritas nasional. Jadi seluruh jajaran pemerintahan di daerah hingga Camat dan Kepala Desa senantiasa menyampaikan hal ini agar memastikan operasi migas di daerah masing-masing dapat meningkat, sekaligus daerah berlomba-lomba membuat iklim investasi lebih menarik sehingga investor masuk makin banyak,” ujarnya.

Lebih jauh dia mengatakan, kontribusi nyata yang diberikan dari hasil kerja keras KKKS dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders). Selama ini tidak hanya melalui Dana Bagi Hasil (DBH), namun juga dilengkapi dengan berbagai inovasi program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) yang mampu memberikan manfaat jangka panjang ke depan.

Berdasarkan data yang dimilikinya, diketahui bahwa produksi migas nasional WK Jabung yang memiliki beberapa fasilitas kunci di Betara dan Geragai merupakan salah satu blok migas dengan performa terbaik di Indonesia.

Pada 2022, PCJL mencatatkan realisasi lifting harian rata-rata sebesar 15.618 bopd minyak dan kondensat serta 173 mmscfd gas. Produksi Jabung juga berkontribusi pada daerah melalui Dana Bagi Hasil Minyak Dan Gas Bumi (DBH Migas).

Pada 2023, DBH Migas untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencapai Rp 248.195.883.000 dan Tanjung Jabung Timur sebesar Rp 67.521.460.000.

“Tentunya kita sangat mengapresiasi kontribusi aktif dan besar PetroChina dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jambi melalui program-program tanggung jawab sosial dan lingkungan selama ini,” ungkap AM Hardianto menutup pembicarannya.

Artikel Terkait

XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

Jakarta, TAMBANG – XCMG Group Indonesia memperkuat ekspansi dan ekosistem industrinya di Indonesia melalui kehadiran solusi alat berat energi baru sekaligus platform pembiayaan ABC Multifinance dalam ajang Mining Indonesia 2026 di Jakarta. Mengusung tema “New Power, New Future”, XCMG menampilkan berbagai solusi hijau terintegrasi yang dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional pertambangan,

By Rian Wahyuddin
JAC Motors Perkuat Mobilitas Tambang dengan Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

JAC Motors Perkuat Mobilitas Tambang dengan Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan kendaraan operasional yang tangguh sekaligus efisien menjadi salah satu perhatian industri pertambangan di tengah dorongan menuju operasional yang lebih rendah emisi. Menjawab kebutuhan tersebut, JAC Motors menghadirkan solusi kendaraan komersial listrik dalam ajang Mining Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9–12 September 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

By Rian Wahyuddin
Hadir di Mining Indonesia 2026, EMLI Perkenalkan Solusi Pelumasan Sintetis Canggih

Hadir di Mining Indonesia 2026, EMLI Perkenalkan Solusi Pelumasan Sintetis Canggih

Jakarta,TAMBANG,- Industri pertambangan Indonesia memasuki fase operasional yang semakin menuntut efisiensi dalam segala aspek. Mulai dari tekanan produksi, kenaikan biaya operasional, kebutuhan untuk menjaga keandalan alat berat, serta implementasi B50 mendorong pelaku tambang harus memperkuat disiplin perawatan dan mengurangi risiko downtime. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor pertambangan

By Egenius Soda
Pakar Nilai RUU Daerah Kepulauan Harus Beri Kepastian Investasi Pertambangan

Pakar Nilai RUU Daerah Kepulauan Harus Beri Kepastian Investasi Pertambangan

Jakarta, TAMBANG - Direktur Eksekutif Indonesia Mining & Energy Watch, Ferdy Hasiman menyoroti pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan yang dinilai perlu memberikan kepastian hukum bagi investasi jangka panjang, termasuk sektor pertambangan. Kepastian regulasi dianggap penting agar pengembangan sumber daya alam di wilayah kepulauan dapat berjalan seiring dengan kepentingan pembangunan

By Rian Wahyuddin