Gelar Halalbihalal Idulfitri 1445 Hijriah, 5 Asosiasi Optimis Industri Pertambangan RI Bangkit

Halalbihalal
Lima asosiasi pertambangan yakni Indonesia Mining Association (IMA), Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi), Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (Aspindo), Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA) dan Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menyelenggarakan Halalbihalal Idulfitri 1445 Hijirah di The Westin Jakarta, Selasa (30/4). Dok: Rian.

Jakarta, TAMBANG – Lima asosiasi pertambangan optimistis industri tambang RI bakal bangkit lagi. Hal tersebut disampaikan saat acara Halalbihalal Idulfitri 1445 Hijriah di The Westin Jakarta, Selasa (30/4).

“Kami berharap bahwa industri pertambangan bisa bangkit kembali juga untuk tahun-tahun selanjutnya sehingga ini akan bergairah kembali,” ungkap Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi), Rizal Kasli mewakili kelima asosiasi.

Merangkaknya harga komoditas menjadi salah satu tanda kebangkitan industri pertambangan di dalam negeri, misalnya nikel. Kata Rizal, iklim bisnis nikel RI terbilang moncer dan bisa survive meski harga sedang turun, dibanding dengan negara lain seperti Australia.

“Kita lihat komoditas utama sudah mulai agak naik terutama nikel, karena banyak perusahaan dari luar negeri terutama Australia tidak bisa bersaing dengan Indonesia. Walau harga turun kita masih bisa survive. Kalau mereka harga turun langsung tutup, baik tutup sementara maupun tutup permanen,” beber Rizal.

Hal serupa diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif. Dalam sambutan yang dibacakan Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batu Bara, Irwandy Arif, Arifin optimis dengan kerja sama antar pemangku kepentingan industri pertambangan dalam negeri bakal maju.

“Baik pemerintah maupun stakeholder dalam lingkup pertambangan dapat memainkan peran terbaik kita dalam memajukan dunia pertambangan Indonesia,” ungkap dia.

Arifin tidak menampik, kondisi pertambangan RI saat ini masih belum optimal. Karena itu dibutuhkan upaya-upaya serius untuk menyelesaikan persoalan ini terutama pada aspek penerapan good mining practices (GMP), penerapan environmental, social and governance (ESG) serta pemanfaatan hasil tambang secara signifikan untuk industri hilir pendukung energi bersih.

“Karena kondisi pertambangan kita belum baik-baik saja. Tentunya ke arah yang berkelanjutan, mulai dari penerapan good mining practices, penerapan ESG, serta pemanfaatan hasil tambang hingga industri hilir yang mendukung energi bersih,” beber dia.

Hal penting lainnya untuk membangkitkan industri pertambangan di masa depan adalah dengan tidak ragu untuk memberantas pertambangan tanpa izin alias PETI. Dia mendorong pelaku usaha untuk tidak segan melaporkan aktivitas mereka baik di dalam maupun di luar konsesi. Termasuk mencegah tindak pidana korupsi di antara pelaku usaha dan aparat pemerintahan.

“Bersama-sama melaporkan dari industri pertambangan apabila ada tambang ilegal yang berada di sekitar tambanganya. Jadi secara bersama-sama mencegah hal-hal yang tentunya merugikan kita semua. Serta yang paling penting mencegah adanya korupsi baik di antara industri pertambangan dan aparat pemerintah,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Halalbihalal diselenggarakan oleh 5 asosiasi pertambangan yakni Indonesia Mining Association (IMA), Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi), Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO), Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA) dan Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI).

Ke depan, Halalbihalal akan diikuti dua asosiasi tambahan dari bidang kebumian yaitu Ikatan Ahli Geologi Indonesia  (IAGI) dan Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI). 

Artikel Terkait

Lima Bulan Dampingi Pengobatan Kasmari hingga ke Jakarta, NHM Peduli Hadir untuk Warga Lingkar Tambang

Lima Bulan Dampingi Pengobatan Kasmari hingga ke Jakarta, NHM Peduli Hadir untuk Warga Lingkar Tambang

Jakarta, TAMBANG - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus diwujudkan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli. Salah satunya dengan memberikan pendampingan kepada Kasmari (63 tahun), seorang petani yang tinggal di Desa Beringin Agung, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara, yang saat ini tengah menjalani pengobatan limfoma non-Hodgkin. Penyakit

By Rian Wahyuddin
Hingga Kuartal III Tahun ini, MYOH Sukses Catat Kinerja Positif di Semua Lini

Hingga Kuartal III Tahun ini, MYOH Sukses Catat Kinerja Positif di Semua Lini

Jakarta,TAMBANG,- Kinerja moncer berhasil dibukukan perusahaan kontraktor tambang, PT Samindo Resources Tbk (“Perseroan”). Emiten berkode MYOH ini berhasil membukukan akselerasi kinerja operasional dan lonjakan profitabilitas yang solid sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026. Penguatan ini ditopang oleh pertumbuhan produktivitas pada seluruh lini jasa pertambangan utama Perseroan. Perusahaan mencatat kinerja

By Egenius Soda
Ditjen Minerba: 2.587 UMKM Binaan Perusahaan Tambang, PPM Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

Ditjen Minerba: 2.587 UMKM Binaan Perusahaan Tambang, PPM Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penguatan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) agar manfaat kegiatan pertambangan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat di sekitar wilayah operasi. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan keberhasilan sektor

By Rian Wahyuddin
Menko Bahlil Dorong Hilirisasi hingga Produk Akhir, Evaluasi Pembangunan Smelter

Menko Bahlil Dorong Hilirisasi hingga Produk Akhir, Evaluasi Pembangunan Smelter

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mendorong pengembangan industri hilirisasi mineral di Indonesia agar tidak berhenti pada produksi bahan setengah jadi. Karena itu, Pemerintah berencana mengevaluasi pembangunan smelter yang hanya menghasilkan produk antara untuk meningkatkan nilai tambah di

By Rian Wahyuddin