EMITS-SBI Teken Kontrak Bangun PLTS Atap Kapasitas 7 MWp

EMITS-SBI Teken Kontrak Bangun PLTS Atap Kapasitas 7 MWp

Jakarta, TAMBANG – PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya (EMITS) menandatangani kontrak untuk pengembangan dan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas hingga 7 MWp dengan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI). Perjanjian tersebut dilakukan pada Selasa, (31/1).

EMITS merupakan perusahaan joint venture antara PT Indika Energy Tbk dan Fourth Partner Energy Pte Ltd. Sementara SBI adalah anak perusahaan dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).

Proses penandatanganan kontrak antara kedua belah pihak berlangsung di Narogong, Bogor dan dihadiri oleh perwakilan direksi dari masing-masing perusahaan. Pembangkit listrik tenaga surya atap ini akan dibangun di area fasilitas pabrik dan gedung kantor yang berlokasi di Tuban, Jawa Timur.

Direktur Utama EMITS, Yovie Priadi menyatakan bahwa perusahaannya mendukung penuh komitmen SBI dalam pengembangan proyek berkelanjutan yang salah satunya pembangunan PLTS.

“Kami sangat mendukung pihak SBI yang memiliki komitmen pengembangan berkelanjutan salah satunya melalui pengembangan proyek energi surya di fasilitas milik SBI. Proyek ini juga merupakan salah satu milestone penting untuk EMITS di market C&I (Komersial dan Industri) khususnya di Industri Semen, yang membutuhkan kemampuan dan pengalaman operasi yang berbeda dengan industri yang lain,” jelas Yovie Priadi dalam keterangannya, Kamis, (2/1).

Direktur Utama SBI, Lilik Unggul Raharjo menyebut bahwa proyek PLTS Atap ini sebagai bukti bahwa perusahaan komitmen menurunkan emisi karbon. Tentunya selain pemanfaatan bahan bakar alternatif untuk substitusi batu bara dalam produksi semen.

“Selain pemanfaatan bahan bakar alternatif untuk substitusi batu bara pada proses produksi semen, energi tenaga surya juga merupakan wujud konkret komitmen kami terhadap pembangunan berkelanjutan. Selagi mencapai operasional yang lebih efisien, proyek ini berkontribusi pada dekarbonisasi yang telah dicanangkan SIG untuk mendukung program pemerintah dan bagian dari upaya kolektif global untuk menyelamatkan bumi yang kita tinggali,” ucap Lilik.

Dengan rekam jejak induk perusahaan Indika Energy dalam menghadirkan solusi energi yang andal bagi masyarakat Indonesia dan Fourth Partner Energy yang telah berpengalaman dalam pengembangan PLTS, EMITS berkomitmen untuk memberikan solusi pengembangan pembangkit listrik tenaga surya yang inovatif bagi industri di Indonesia.

Bagi EMITS, pembangunan pembangkit tenaga surya ini merupakan langkah komitmen untuk mempercepat dekarbonisasi dan mendukung pemerintah dalam mencapai target bauran energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025.

Artikel Terkait

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Terkait Rencana Kenaikan Royalti, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Kepastian Hukum Di Sektor Minerba

Jakarta,TAMBANG,- Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mengusulkan penyesuaian tarif royalti. Rencana ini menyasar sejumlah komoditas mineral strategis seperti emas, tembaga, timah, hingga nikel beserta produk hilirisasinya. “Kebijakan ini pada dasarnya dapat dipahami sebagai upaya negara meningkatkan penerimaan di tengah dinamika harga komoditas global.

By Egenius Soda
IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

IMA: Demi Menjaga Iklim Investasi Perlu Ada Kestabilan Kewajiban Keuangan

Jakarta,TAMBANG,- Dalam beberapa waktu terakhir dunia pertambangan ramai membincangkan rencana penerapan skema Product Sharing Cost (PSC). Terkait hal ini Indonesian Mining Association (API-IMA) menyampaikan pendapatnya. IMA mengingatkan industri pertambangan mineral dan batubara (minerba) memiliki karakteristik usaha yang sangat berbeda dibandingkan industri minyak dan gas bumi (migas). Industri minerba

By Egenius Soda