EMITS Dapat line facility syariah Dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)

EMITS Dapat line facility syariah Dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)

Jakarta,TAMBANG,- PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya (EMITS), melalui PT Indika Empat Mitra Surya (IEMS) telah menandatangani perjanjian line facility syariah senilai Rp 950 milyar dari PT Sarana Multi Infrastruktur/ SMI (Persero). Penandatanganan ini dilakukan Yovie
Priadi, Direktur Utama EMITS dan Sylvi J. Gani, Direktur Financing & Investment SMI di Jakarta pada (28/3). Pendanaan ini ditujukan untuk membiayai pengembangan energi baru dan terbarukan berbasis tenaga surya.

Pembiayaan berkelanjutan ini ditujukan untuk mendukung akselerasi transisi energi nasional dan sesuai dengan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) yang merupakan parameter keberlanjutan Perusahaan. โ€œDengan dukungan perjanjian line facility syariah dari SMI, EMITS dapat memperluas proyek energi baru dan terbarukan yang berkelanjutan di seluruh Indonesia. Dukungan ini juga akan membantu
EMITS dalam mencapai target kapasitas pemasangan sebesar 500 MWp pada 2025,โ€ terang Yovie.

Sebagaimana diketahui, EMITS didirikan tahun 2021 dan merupakan perusahaan penyedia solusi tenaga surya terintegrasi di Indonesia. Saat ini EMITS telah memasang pembangkit tenaga surya hingga 60 MWp di Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku. Salah satu proyek terbesar terletak di Pulau Mangole, Maluku, dengan kapasitas 10,1 MWp ditambah 6,8 MWh baterai dan kapitalisasi proyeknya mencapai US$12 juta.

Kemudian sebagai tambahan informasi, melalui Konsorsium antara PT Indika Energy Tbk. (Indika Energy) dan InfraCo Asia Development Pte Ltd. (InfraCo Asia), pada Desember 2023 lalu EMITS juga menandatangani Letter of Intent dengan PLN untuk kerja sama pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hybrid dengan baterai untuk program De-dieselisasi PLN di wilayah Indonesia Timur. Proses pembangunan PLTS hybrid dengan baterai ini rencananya dimulai tahun ini dan memiliki kapasitas sekitar 102 MWp solar ditambah 252
MWh baterai di 46 lokasi di Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara dan Papua.

Untuk diketahui EMITS adalah perusahaan joint-venture yang didirikan Indika Energy dan Fourth Partner Energy โ€“ perusahaan energi surya dari India yang secara mayoritas dimiliki oleh The Rise Fund, social impact fund terbesar di dunia. EMITS berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target bauran EBT sebesar 23% pada tahun 2025.

Artikel Terkait

Lima Bulan Dampingi Pengobatan Kasmari hingga ke Jakarta, NHM Peduli Hadir untuk Warga Lingkar Tambang

Lima Bulan Dampingi Pengobatan Kasmari hingga ke Jakarta, NHM Peduli Hadir untuk Warga Lingkar Tambang

Jakarta, TAMBANG - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus diwujudkan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli. Salah satunya dengan memberikan pendampingan kepada Kasmari (63 tahun), seorang petani yang tinggal di Desa Beringin Agung, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara, yang saat ini tengah menjalani pengobatan limfoma non-Hodgkin. Penyakit

By Rian Wahyuddin
Hingga Kuartal III Tahun ini, MYOH Sukses Catat Kinerja Positif di Semua Lini

Hingga Kuartal III Tahun ini, MYOH Sukses Catat Kinerja Positif di Semua Lini

Jakarta,TAMBANG,- Kinerja moncer berhasil dibukukan perusahaan kontraktor tambang, PT Samindo Resources Tbk (โ€œPerseroanโ€). Emiten berkode MYOH ini berhasil membukukan akselerasi kinerja operasional dan lonjakan profitabilitas yang solid sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026. Penguatan ini ditopang oleh pertumbuhan produktivitas pada seluruh lini jasa pertambangan utama Perseroan. Perusahaan mencatat kinerja

By Egenius Soda
Ditjen Minerba: 2.587 UMKM Binaan Perusahaan Tambang, PPM Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

Ditjen Minerba: 2.587 UMKM Binaan Perusahaan Tambang, PPM Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

Jakarta, TAMBANG โ€“ Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penguatan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) agar manfaat kegiatan pertambangan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat di sekitar wilayah operasi. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan keberhasilan sektor

By Rian Wahyuddin
Menko Bahlil Dorong Hilirisasi hingga Produk Akhir, Evaluasi Pembangunan Smelter

Menko Bahlil Dorong Hilirisasi hingga Produk Akhir, Evaluasi Pembangunan Smelter

Jakarta, TAMBANG โ€“ Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mendorong pengembangan industri hilirisasi mineral di Indonesia agar tidak berhenti pada produksi bahan setengah jadi. Karena itu, Pemerintah berencana mengevaluasi pembangunan smelter yang hanya menghasilkan produk antara untuk meningkatkan nilai tambah di

By Rian Wahyuddin