Ekspansi Bisnis Tambang, Ascenso Pamerkan Ban Radial OTR 49 Inci di Mining Indonesia 2026

Ekspansi Bisnis Tambang, Ascenso Pamerkan Ban Radial OTR 49 Inci di Mining Indonesia 2026
Istimewa.

Jakarta, TAMBANG – Ascenso Tyres memperluas portofolio produknya ke segmen pertambangan Indonesia dengan memperkenalkan rangkaian ban All-Steel Radial Off-The-Road (R-OTR) dalam ajang Mining Indonesia 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, 9–12 September 2026.

Langkah tersebut menjadi bagian dari ekspansi Ascenso ke sektor pertambangan global yang didukung investasi lebih dari US$100 juta. Investasi ini diarahkan untuk membangun kapabilitas produksi ban All-Steel Radial di fasilitas manufaktur Ascenso di India.

Ascenso saat ini memasarkan produknya di lebih dari 100 negara. Masuknya portofolio R-OTR ke Indonesia sekaligus memperluas pilihan produk perusahaan untuk mendukung kebutuhan operasional pertambangan yang menuntut performa dan keandalan tinggi.

Indonesia menjadi salah satu pasar penting bagi Ascenso seiring besarnya aktivitas pertambangan batu bara dan mineral serta kebutuhan terhadap alat berat dan teknologi pendukung pertambangan.

“Industri pertambangan kini menghadapi kebutuhan operasional yang semakin kompleks, sehingga tuntutan terhadap performa alat berat dan ban juga terus meningkat. Peralihan kami ke Radial OTR merupakan respons langsung terhadap kebutuhan yang disampaikan pelanggan di berbagai wilayah,” ujar Managing Director Ascenso Tyres, Yogesh Mahansaria kepada awak media, Kamis (10/9).

Menurutnya, investasi khusus senilai US$100 juta menunjukkan keseriusan Ascenso dalam mengembangkan bisnis di sektor pertambangan.

“Kami tidak hanya ingin bersaing lewat harga, tetapi melalui performa dan keandalan produk, sehingga Ascenso dapat menjadi merek yang dipercaya operator pertambangan di berbagai belahan dunia,” lanjutnya.

Perluas Produk hingga 49 Inci

Ascenso mulai mengembangkan platform Radial OTR pada akhir 2023. Pengembangan ini dilakukan untuk menjawab meningkatnya kebutuhan terhadap ban radial pertambangan berperforma tinggi di berbagai pasar.

Sejak dikembangkan, Ascenso telah mengomersialkan rangkaian R-OTR berukuran 25 hingga 49 inci. Produk tersebut ditujukan untuk berbagai aplikasi, mulai dari konstruksi dan quarry hingga pertambangan terbuka berskala besar.

Pada Mining Indonesia 2026, salah satu produk yang ditampilkan adalah 27.00R49 EMTY 4330 (E4) yang merupakan bagian dari lini “Beast Range”, yakni rangkaian ban radial OTR yang dikembangkan untuk kebutuhan pertambangan.

Perusahaan juga tengah mengembangkan ban dengan diameter roda yang lebih besar serta pola tapak khusus. Pengembangan ukuran dan pola tapak baru tersebut direncanakan berlanjut hingga 2027 dan 2028 untuk memenuhi kebutuhan sektor pertambangan, earthmoving, dan loader.

Investasi US$100 juta yang digelontorkan Ascenso mencakup pembangunan infrastruktur produksi, pengembangan produk, fasilitas pengujian, penguatan tenaga engineering, serta ekspansi kapasitas produksi.

Libatkan Field Engineer di Lokasi Tambang

Dalam mengembangkan produk R-OTR, Ascenso melakukan pembandingan dengan sejumlah merek premium global. Perusahaan menargetkan produk dengan performa kompetitif sekaligus menawarkan tingkat harga yang sesuai dengan kebutuhan pelaku industri.

Ascenso juga menempatkan lebih dari 15 Field Application Engineer di sejumlah pasar pertambangan utama dunia. Para engineer tersebut bekerja langsung dengan operator tambang untuk memantau performa ban sekaligus memahami kondisi operasional di lapangan.

Masukan dari lapangan kemudian digunakan sebagai bahan pengembangan oleh tim riset dan pengembangan global Ascenso.

“Dalam empat tahun terakhir, kami telah membangun fondasi yang kuat di segmen Agriculture, Forestry and Construction, dan pengalaman tersebut mengajarkan pentingnya untuk selalu dekat dengan pelanggan,” ujar Chief Executive Officer Ascenso Tyres, Dhaval Nanavati.

Saat memasuki sektor pertambangan, kata dia, pendekatan tersebut tetap dipertahankan dengan menempatkan field engineer di berbagai pasar utama.

“Karena itu, field engineer kami ditempatkan di berbagai pasar utama untuk memantau kondisi operasional dan memberikan respons yang lebih cepat,” tambahnya.

Nanavati menilai perluasan lini produk hingga ukuran 49 inci menjadi salah satu tonggak penting bagi Ascenso.

“Pencapaian ini menempatkan Ascenso di antara sedikit perusahaan di dunia yang memiliki kemampuan untuk merancang dan memproduksi ban OTR berukuran besar secara mandiri,” katanya.

Bagi pasar Indonesia, kehadiran portofolio R-OTR menjadi bagian dari strategi jangka panjang Ascenso untuk memperkuat posisi di sektor pertambangan dan konstruksi. Perusahaan juga terus memperluas kemitraan lokal sekaligus menyiapkan lebih banyak pilihan ukuran dan aplikasi ban seiring peningkatan kapasitas manufaktur Radial OTR di India.

Artikel Terkait

Soal Afiliasi-Anak Usaha Jasa Tambang Wajib Kantongi Izin Menteri, ASPINDO Soroti Isu Transfer Pricing

Soal Afiliasi-Anak Usaha Jasa Tambang Wajib Kantongi Izin Menteri, ASPINDO Soroti Isu Transfer Pricing

Jakarta, TAMBANG — Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) menilai penggunaan anak perusahaan atau perusahaan afiliasi sebagai kontraktor jasa pertambangan tidak serta-merta dapat dikaitkan dengan praktik transfer pricing. Hal tersebut disampaikan menyusul terbitnya aturan baru Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengenai penggunaan anak perusahaan dan/atau afiliasi dalam jasa

By Rian Wahyuddin
Bangun Gudang di Osowilangun Surabaya, CKB Perkuat Konektivitas Industri hingga Indonesia Timur

Bangun Gudang di Osowilangun Surabaya, CKB Perkuat Konektivitas Industri hingga Indonesia Timur

Jakarta, TAMBANG — PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) menghadirkan fasilitas pergudangan terintegrasi di Osowilangun, Surabaya. Aksi ini sebagai penghubung bagi industri logistik di Jawa Timur, dan konektivitas penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur. “Fasilitas Osowilangun bukan sekadar ruang gudang. Fasilitas ini merupakan simpul yang menghubungkan kebutuhan industri Jawa Timur

By Rian Wahyuddin
Kembangkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Apresiasi Waste4Change

Kembangkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Apresiasi Waste4Change

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, meraih apresiasi dari Waste4Change melalui kategori Strategic Partnership & Innovation Award atas inisiatif dalam proyek Jasa Konsultan Studi Pendahuluan dan Penyusunan Detail Engineering Design (DED) Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Apresiasi tersebut diberikan dalam

By Rian Wahyuddin