Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, PT Timah Bangun Tanjung Ular Farm Estate

ketahanan pangan
sumber: timah.com

Jakarta, TAMBANG – PT Timah Tbk (Timah) membangun Kawasan Tanjung Ular farm Estate di Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Bangka Belitung (Babel). Aksi ini untuk mendukung program ketahanan pangan nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Departemen Head Corporate Communication PT Timah Anggi Siahaan, mengatakan Tanjung Ular Farm Estate merupakan inisiatif dari Direktur Utama PT Timah Ahmad Dani Virsal untuk mengelola kawasan Tanjung Ular menjadi lahan pertanian modern guna mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kedepannya, Tanjung Ular Farm Estate tidak hanya untuk menanam tanaman pangan saja, tapi juga akan dikembangkan menjadi kawasan peternakan dan perikanan, rumah pembibitan, komposting dan lainnya.

“Tanjung Ular Farm Estate ini akan dikembangkan menjadi kawasan terintegrasi, tidak hanya ada tanaman pangan tapi juga peternakan dan perikanan. Dengan konsep pertanian modern yang kita lakukan ini diharapkan dapat menjadi kebun percontohan yang nantinya juga akan memberdayakan masyarakat,” ucap Anggi dilansir dari keterangan resmi, Sabtu (14/12).

Anggi menyebutkan, PT Timah melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan terus berkomitmen untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto salah satunya meningkatkan ketahanan pangan.

Lampaui Target, Produksi Batu Bara RI per Hari Ini Tembus 774,01 Juta Ton

Tanjung Ular Farm Estate yang digalakkan PT Timah merupakan kawasan yang dirancang untuk dijadikan perkebunan percontohan modern yang ditanami berbagai jenis tanaman pangan.

Sebagai langkah awal untuk pengembangan kawasan Tanjung Ular FarmnEstate ini, PT Timah melalui Divison Processing and Refinery telah menanam berbagai tanaman seperti jagung, kelapa, singkong, buah-buahan, sayur sayuran dan peternakan, di Tanjung Ular Mentok Bangka Barat, pada Jumat (13/12/2024).

Penanaman tanaman pangan ini diikuti oleh Divison Head Processing and Refinery Sofian Simangunsong dan karyawan PT Timah Tbk.

Saat ini kawasan yang akan dikelola untuk ditanami tanaman pangan seluas tiga hektar yang nantinya akan terus dikembangkan. Kawasan ini juga dicanangkan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sekitar.

Sebelumnya, PT Timah juga telah melaksanakan berbagai program untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional seperti memanfaatkan pekarangan rumah untuk dijadikan lahan pertanian.

Artikel Terkait

Soal Afiliasi-Anak Usaha Jasa Tambang Wajib Kantongi Izin Menteri, ASPINDO Soroti Isu Transfer Pricing

Soal Afiliasi-Anak Usaha Jasa Tambang Wajib Kantongi Izin Menteri, ASPINDO Soroti Isu Transfer Pricing

Jakarta, TAMBANG — Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) menilai penggunaan anak perusahaan atau perusahaan afiliasi sebagai kontraktor jasa pertambangan tidak serta-merta dapat dikaitkan dengan praktik transfer pricing. Hal tersebut disampaikan menyusul terbitnya aturan baru Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengenai penggunaan anak perusahaan dan/atau afiliasi dalam jasa

By Rian Wahyuddin
Bangun Gudang di Osowilangun Surabaya, CKB Perkuat Konektivitas Industri hingga Indonesia Timur

Bangun Gudang di Osowilangun Surabaya, CKB Perkuat Konektivitas Industri hingga Indonesia Timur

Jakarta, TAMBANG — PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) menghadirkan fasilitas pergudangan terintegrasi di Osowilangun, Surabaya. Aksi ini sebagai penghubung bagi industri logistik di Jawa Timur, dan konektivitas penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur. “Fasilitas Osowilangun bukan sekadar ruang gudang. Fasilitas ini merupakan simpul yang menghubungkan kebutuhan industri Jawa Timur

By Rian Wahyuddin
Kembangkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Apresiasi Waste4Change

Kembangkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Apresiasi Waste4Change

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, meraih apresiasi dari Waste4Change melalui kategori Strategic Partnership & Innovation Award atas inisiatif dalam proyek Jasa Konsultan Studi Pendahuluan dan Penyusunan Detail Engineering Design (DED) Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Apresiasi tersebut diberikan dalam

By Rian Wahyuddin