Dukung Good Mining Practice di Kalsel, Tectona Mitra Utama Ditunjuk Sebagai Konsultan Engineering 

Tectona Mitra
Chief Operating Officer TMU, Sanjeev Ratan. Istimewa

Jakarta, TAMBANG – PT Tectona Mitra Utama (TMU) dipercaya sebagai konsultan dalam pengembangan eksplorasi pertambangan di Kalimantan Selatan (Kalsel). TMU merupakan perusahaan penyedia solusi terintegrasi di bidang engineering, procurement & construction (EPC) di dalam negeri.

Dalam proyek ini, TMU akan melaksanakan survei geolistrik guna menganalisis kondisi hidrogeologi dan geoteknik di area pembuangan limbah tambang (waste dump disposal), dan memberikan rekomendasi atas desain tata ruang area pembuangan limbah tambang yang memenuhi standar Good Mining Practice.

Survei ini mencakup 49 jalur dengan total panjang lebih dari 65.000 meter, menjadikannya salah satu proyek survei geoteknik berskala besar yang ditangani TMU. Tidak hanya itu TMU juga dipercaya untuk melakukan pemetaan hidrologi dan hidrogeologi untuk mendukung mitigasi risiko serta memastikan kondisi geoteknik sebelum proses penambangan dimulai.

“TMU berkomitmen untuk memanfaatkan teknologi geoteknik canggih dalam mendukung industri pertambangan yang berkelanjutan. Dengan alat Geomative GD-20 Multichannel Resistivity, kami dapat mendeteksi kondisi bawah permukaan hingga kedalaman 120 meter dan mengakuisisi data lebih cepat dibandingkan metode konvensional,” ujar Chief Operating Officer TMU, Sanjeev Ratan dalam keterangannya, Senin (24/3).

Menurut Sanjeev, kemampuan ini memungkinkan perusahaan menganalisis distribusi resistivitas tanah secara lebih akurat, yang sangat penting dalam pemetaan hidrogeologi dan geoteknik guna meningkatkan efisiensi dan keamanan operasional.

Tambang Emas Blok Pani MDKA Ditargetkan Produksi Kuartal I 2026

“Proyek ini semakin memperkuat rekam jejak kami dalam mendukung pelaku industri pertambangan dalam menerapkan praktik keberlanjutan melalui mitigasi risiko dan pengelolaan lingkungan yang lebih terencana, memastikan keberlanjutan ekonomi, selaras dengan keberlanjutan lingkungan. Hal ini juga menegaskan posisi kami sebagai penyedia solusi EPC lokal yang terintegrasi (one-stop solution), inovatif dan berstandar internasional untuk mendukung pengembangan sektor industri yang berkelanjutan, sekaligus membuktikan daya saing engineer Indonesia di kancah global,” imbuh dia.

Survei geolistrik, hidrologi, dan hidrogeologi berperan penting dalam industri pertambangan, khususnya di area pembuangan limbah tambang, untuk memastikan stabilitas tanah, pengelolaan aliran air, dan pencegahan pencemaran lingkungan. Geolistrik digunakan untuk memetakan struktur bawah permukaan guna mengurangi risiko longsor, sementara hidrologi dan hidrogeologi membantu merancang sistem drainase serta mencegah perembesan zat berbahaya ke sumber air.

Hasil survei ini juga mendukung reklamasi pasca-tambang dengan memastikan kondisi tanah tetap aman untuk pemulihan, sehingga area tersebut dapat direhabilitasi secara optimal. Dengan pemetaan yang akurat, dampak lingkungan dapat diminimalkan, mendukung operasional tambang yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

PT Tectona Mitra Utama (TMU) merupakan perusahaan lokal yang didirikan pada 2018 dengan misi menghadirkan solusi terintegrasi di bidang engineering, procurement & construction (EPC) untuk berbagai sektor industri. Hingga 2023, TMU mencatat pertumbuhan pesat dengan rata-rata kenaikan tahunan lebih dari 60 persen. T

MU telah menyelesaikan lebih dari 150 proyek, mencakup skala nasional hingga Asia Tenggara. TMU juga dipercaya menangani proyek di area terpencil dengan menyediakan solusi menyeluruh, mulai dari perencanaan, evaluasi desain, hingga implementasi proyek secara efektif dan efisien.

Artikel Terkait

Ceria Corp Kibarkan Merah Putih di Puncak Mekongga, Rayakan Kemerdekaan dari Ketinggian 2.620 Mdpl

Ceria Corp Kibarkan Merah Putih di Puncak Mekongga, Rayakan Kemerdekaan dari Ketinggian 2.620 Mdpl

Jakarta, TAMBANG - Setelah menempuh perjalanan panjang melalui medan pegunungan yang menantang, rombongan Ceria Corp akhirnya menjejakkan kaki di Puncak Gunung Mekongga. Tepat pada 17 Agustus 2026, Merah Putih berkibar di ketinggian 2.620 meter di atas permukaan laut (MDPL), menjadi penanda keberhasilan Ekspedisi Gunung Mekongga sekaligus menghadirkan makna tersendiri dalam

By Rian Wahyuddin
Alumni Angkatan 1976 UPN Veteran Yogyakarta dan Majalah TAMBANG Gelar Seminar Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Alumni Angkatan 1976 UPN Veteran Yogyakarta dan Majalah TAMBANG Gelar Seminar Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Jakarta, TAMBANG — Alumni Angkatan 1976 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) bersama Majalah TAMBANG bakal menggelar Seminar Nasional bertema “Mempersiapkan SDM Unggul, Inovatif dan Produktif untuk Mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045” di Kampus 1 UPNVY, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (22/8/2026). Seminar ini menjadi forum untuk mempertemukan kalangan

By Rian Wahyuddin