Dirut AKP Ense Solapung, Apresiasi Solusi Pemerintah Atas Kelebihan Bayar PNPB

Dirut AKP Ense Solapung, Apresiasi Solusi Pemerintah Atas Kelebihan Bayar PNPB

Jakarta,TAMBANG,- Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian ESDM pekan lalu mengumpulkan sejumlah pelaku usaha pertambangan di Yogyakarta. Kegiatan tersebut bertajuk Rekonsiliasi Data Penjualan Dan Verifikasi Terpadu Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Salah satunya PT Adhi Kartiko Pratama )PT AKP), salah satu perusahaan tambang nikel.

Dalam sesi diksusi, Direktur Utama PT AKP Ense Da Cunha Solapung meminta Pemerintah untuk memberikan solusi terkait kelebihan bayar royalty. “Jika kurang bayar, pelaku usaha ditagih bahkan diancam untuk dipidanakan, lalu bagaimana mekanisme lebih bayar? Padahal terjadinya kekurangan dan kelebihan bayar diperoleh dari hasil kerja tim surveyor atas kadar terhadap batu bara atau nikel ore. Bukan kesengajaan dari pihak penambang,”tandas Ense yang juga adalah Ketua Bidang Perizinan pada Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI).

Bahkan menurut Ense seharusnya perusahaan mendapat kompensasi lebih bayar supaya adil. Terkait hal ini Pemerintah menjelaskan ke depan seiring mulai diterapkan system online akan diatur terkait kelebihan dan kekurangan bayar. Jika terdapat kelebihan bayar, akan terlihat sisa saldo yang dapat digunakan untuk pembayaran pada saat pengapalan berikutnya. Sedangkan kekurangan bayar pihak Pengelola PNBP akan membuat penagihan kembali.

“Soal kelebihan bayar, sistem sudah mengakomodir sampai 90 % melalui proses dengan melakukan Verifikasi lalu Penetapan dan meminta pihak perusahaan terkait untuk mengajukan Surat Permohonan soal lebih bayar dan akan diatur untuk pembayaran pada pengapalan berikutnya”, terang Aditya, subdit Penerimaan Negara Batubara, Ditjen Minerba.

Ini tentu menjadi solusi yang menggembirakan bagi pelaku usaha. “Kami sebagai pelaku usaha mengapresiasi langkah Pemerintah. Sehingga pelaku usaha mendapat keadilan dan tidak rugikan ketika ada kelebihan bayar,”terang Ense.

Untuk diketahui dalam kegiatan di Yogyakarta Subdit Pengelola PNBP Ditjen Minerba mengundang 20 perusahaan pemegang IUP Mineral dan Batu bara untuk berpartisipasi dalam kegiatan selama 2 hari mulai di pekan lalu.

Dalam sambutannya Tresna Jusuf selaku Koordinator Direktorat Penerimaan Mineral dan Batubara menguraikan beberapa regulasi mengenai PNBP seperti diatur dalam Undang Undang No. 20 tahun 1997, UU No. 9 Tahun 2019. Kemudia Peraturan Pemerintah No. 58 Tahun 2020 juga Peraturan Pemerintah No 59 Tahun 2020. Lebih teknis lagi diatur dalam Keputusan Menteri ESDM No. 18 Tahun 2022 dan beberapa peraturan turunan lainnya. Singkatnya ada tujuh (7) Peraturan Perundangan yang mengatur PNBP.

“Pemerintah membuat perhitungan dan mempercayakan pelaku usaha untuk menghitung besaran PNBP masing-masing sesuai aturan yang berlaku” ungkap Tresna yang didapuk mewakili Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara, Muhamad Wafid A.N.

Ada beberapa poin yang disampaikan terkait Verifikasi PNBP Minerba yang merupakan kewajiban utama para Pengusaha Pertambangan. Salah satunya terkait kewajiban Pengusaha Tambang dalam membayar PNBP dengan basis system Online guna mengoptimalkan Penerimaan Negara.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan pendampingan para Verifikator untuk memberikan bimbingan teknis pengisian format setiap kelompok perusahaan yang telah dibagi.  Kemudian diakhir kegiatan, pihak perusahaan menyerahkan hasil pengerjaannya untuk selanjutnya diverifikasi para Verifikator selama seminggu.

Artikel Terkait

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG – Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin
Patra Logistik Perluas Pengelolaan Layanan BBM, LPG, dan Aviasi di Jatimbalinus, Kalimantan, dan Sulawesi

Patra Logistik Perluas Pengelolaan Layanan BBM, LPG, dan Aviasi di Jatimbalinus, Kalimantan, dan Sulawesi

Jakarta, TAMBANG – PT Patra Logistik terus memperluas cakupan bisnis dan perannya dalam mendukung rantai pasok energi nasional. Kepercayaan PT Pertamina Patra Niaga diwujudkan melalui perluasan pengelolaan distribusi BBM dan LPG di Kalimantan serta pengelolaan distribusi Avtur di Jawa Timur, Nusa Tenggara, dan Sulawesi. Pada layanan BBM, Patra Logistik yang sebelumnya

By Rian Wahyuddin