Deal! AS Akan Kelola Mineral Kritis Hingga Tanah Jarang Indonesia

Pemerintah Indonesia telah melakukan kerja sama dengan pemerintah Amerika Serikat untuk sektor mineral kritis. Pada 19 Februari 2026, Indonesia dan Amerika Serikat resmi menyepakati kerja sama strategis di bidang logam tanah jarang (rare-earth).

Deal! AS Akan Kelola Mineral Kritis Hingga Tanah Jarang Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Pemerintah Indonesia telah melakukan kerja sama dengan pemerintah Amerika Serikat untuk sektor mineral kritis. Pada 19 Februari 2026, Indonesia dan Amerika Serikat resmi menyepakati kerja sama strategis di bidang logam tanah jarang (rare-earth). Kerjasama tersebut diumumkan dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Washington, D.C dan juga telah dirilis oleh website The White House.

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump secara resmi menandatangani dokumen kerjasama yang salah satunya adalah tarif resiprokal yang didalamnya yang juga memuat tentang pengelolaan mineral kritis termasuk turunannya logam tanah jarang.

Kerja sama ini berfokus pada pengembangan, pengolahan, dan hilirisasi logam tanah jarang yang menjadi komponen penting dalam industri teknologi tinggi. Mineral tersebut dibutuhkan untuk produksi baterai kendaraan listrik, turbin angin, semikonduktor, hingga perangkat elektronik canggih.

Dalam kerjasama itu, Amerika Serikat membuka peluang investasi serta dukungan teknologi untuk eksplorasi dan pemrosesan mineral kritis di Indonesia. Langkah ini bertujuan memperkuat rantai pasok global yang lebih beragam dan mengurangi ketergantungan pada satu kawasan tertentu.

Bagi Indonesia, kolaborasi ini sejalan dengan kebijakan hilirisasi sumber daya alam. Pemerintah menargetkan peningkatan nilai tambah di dalam negeri melalui pembangunan fasilitas pemurnian dan industri turunan berbasis mineral strategis.

Sementara itu, kerja sama tersebut juga dipandang sebagai bagian dari strategi ekonomi jangka panjang kedua negara. Dengan meningkatnya permintaan global terhadap energi bersih dan teknologi digital, kemitraan ini diharapkan memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta industri mineral dunia.


Mengenai Rantai Pasok

Dalam poin penting yang disebutkan dalam kesepakatan Indonesia dan Amerika Serikat mengenai rantai pasok mineral kritis, tidak disebutkan secara eksplisit sejauh mana akan terjadi. Menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, kerja sama yang terjadi di mineral kritis nantinya dilakukan hingga proses pengolahan sekunder dan Indonesia terbuka untuk bekerja sama dalam investasi dan teknologi pengembangan mineral kritis dan LTJ.

Mengikuti aturan UU No. 3 tahun 2020, kepastian investasi hiliriasi di dalam negeri menjadi wajib dilakukan. Dengan demikian, UU No. 3 Tahun 2020 menjadi payung hukum domestik yang relevan ketika Indonesia menyesuaikan kebijakan perdagangan dan investasi dalam Agreement on Reciprocal Trade dengan Amerika Serikat, khususnya terkait pengelolaan dan ekspor mineral kritis serta dukungan bagi investasi hilirisasi.

Artikel Terkait

PPA-Adaro Bangun Masa Depan Tabalong Lebih Sehat dan Produktif Lewat Program Operasi Katarak Gratis

PPA-Adaro Bangun Masa Depan Tabalong Lebih Sehat dan Produktif Lewat Program Operasi Katarak Gratis

Jakarta, TAMBANG - PT Putra Perkasa Abadi (PPA) bersama PT Adaro Indonesia terus memperkuat komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap program operasi katarak gratis bagi 131 masyarakat Tabalong. Program yang merupakan bagian dari inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) PT

By Rian Wahyuddin
PAMA KPCS Dorong Konservasi Mangrove Berkelanjutan Melalui Pembinaan Komunitas Alien Mangrove

PAMA KPCS Dorong Konservasi Mangrove Berkelanjutan Melalui Pembinaan Komunitas Alien Mangrove

Kutai Timur, TAMBANG – Komitmen PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Jobsite KPCS dalam mendukung pelestarian lingkungan terus dilakukan melalui pembinaan dan pendampingan terhadap komunitas lokal. Salah satunya melalui dukungan terhadap Komunitas Alien Mangrove Kutai Timur, yang saat ini mengelola pusat pembibitan mangrove dengan kapasitas mencapai 12.000 bibit per tahun. Kegiatan monitoring

By Rian Wahyuddin
Jalan Tengah Konflik di Beltim, Pemerintah Izinkan PT TIMAH Beli Timah dari Masyarakat

Jalan Tengah Konflik di Beltim, Pemerintah Izinkan PT TIMAH Beli Timah dari Masyarakat

Jakarta, TAMBANG — Pemerintah mengambil langkah cepat untuk mencari solusi atas persoalan tata kelola pertimahan di Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beberapa waktu lalu. Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Yusril Ihza Mahendra, menggelar rapat bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait, Pemerintah Provinsi

By Rian Wahyuddin