Dana IPO Jumbo, Izin Ekspor Konsentrat Tembaga AMMN Aman?

Dana IPO Jumbo, Izin Ekspor Konsentrat Tembaga AMMN Aman?

Jakarta, TAMBANG – PT Amman Mineral International Tbk (AMMN) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia dengan penawaran umum perdana saham sebesar Rp 10,73 triliun. Ini merupakan IPO terbesar di Indonesia pada tahun 2023.

Lantas bagaimana izin ekspor konsentrat tembaga anak usahanya, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), apakah sudah mulai beroperasi?

Corporate Communications and Investor Relations PT Amman Mineral International (AMMN), Kartika Octaviana menyebut saat ini pihaknya masih intens berkomunikasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan kementerian lain terkait izin ekspor ini. Intinya, semua persyaratan yang diajukan pemerintah sudah dipenuhi.

“Sejauh ini kita masih berkoordinasi dengan kementerian ESDM dan juga berbagai kementerian lainnya, segala sesuatu dokumen yg harus kita submit untuk keperluan ekspor. Permit itu sudah kita submit dan ini proses administrasi dengan pemerintah,” ucap Kartika usai peresmian IPO di Jakarta, Jumat (7/7).

Dia berharap, izin tersebut cepat keluar agar perusahaan bisa fokus merampungkan sejumlah proyek yang sedang digarap, seperti pembangunan fasilitas peleburan dan pemurnian alias smelter.

“Komunikasi baik sekali dan kita menunggu kabar baik tentunya kita berharap dukungan dari pemerintah,” imbuh dia.

Dalam pengajuan izin tersebut, terdapat juga jumlah kuota yang akan diekspor. Tapi, Kartika enggan membocorkan di kisaran berapa perusahaan akan menjual konsentrat tembaga itu karena masih menunggu kepastian dari pemerintah.

“Kami sudah submit, tapi lagi-lagi kita menunggu kabar dari pemerintah. Sebelum pemerintah menyatakan berapa, tapi sebaiknya kami tahan dulu karena belum keluar dari pemerintah. Kami masih menunggu,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Kementerian ESDM memutuskan untuk memperpanjang izin ekspor konsentrat tembaga PT Freeport Indonesia (PTFI) dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) hingga Mei 2024.

“Perpanjangan izin ekspornya sampai Mei 2024 dengan catatan,” ujar Arifin saat ditemui di Gedung ESDM, Jumat (28/4).

Pemberian perpanjangan izin ekspor ini bukan tanpa alasan. Kata dia, meski dalam Undang-Undang nomor 3 tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara semua komoditas mineral mentah beserta konsentratnya dilarang ekspor pada Juni tahun ini, pemerintah memberi relaksasi terhadap kedua perusahaan tersebut lantaran sedang menyelesaikan smelter tembaganya.

AMMAN lewat anak usahanya, PT Amman Mineral Industri (AMIN)  sedang membuat smelter tembaga di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Progres pembangunan hingga Januari 2023 mencapai 51,63%.

Artikel Terkait

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan akan industri yang semakin terintegrasi mendorong hadirnya kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series – Engineering Week 2026 yang mempertemukan delapan sektor industri strategis dalam satu ekosistem. Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, Engineering Week 2026 resmi dibuka pada 9 September

By Rian Wahyuddin
Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Jakarta, TAMBANG – PT Naraya Dipta Buana, bagian dari MahaDasha Group, bersama SAIC Hongyan, memperkuat komitmen mengembangkan solusi kendaraan komersial untuk mendukung operasional sektor pertambangan Indonesia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk kebutuhan industri berat. Komitmen ini disampaikan dalam ajang Mining Indonesia 2026

By Rian Wahyuddin
Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) kembali menggelar Learning Summit 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya belajar sekaligus meningkatkan kapabilitas insan perusahaan. Mengusung tema “BEYOND BOUNDARIES: Driving Value Through Knowledge Breakthroughs”, kegiatan ini menjadi wadah bagi karyawan untuk bertukar pengetahuan, mendapatkan perspektif baru, dan mengembangkan potensi diri. Memasuki rangkaian

By Rian Wahyuddin