Cadangan Bayan Naik 55 persen dan Sumber Daya 37 persen

Cadangan Bayan Naik 55 persen dan Sumber Daya 37 persen
Jakarta, TAMBANG- PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengumumkan kenaikan cadangan open cutnya berdasarkan JORC (2012) yang sebelumnya dilaporkan dari 764 juta ton menjadi 1.181 juta ton pertanggal 1 Januari 2019. Kenaikan 83 persen ini mayotitas berasal dari proyek Tabang/Pakar Utara berkelas dunia milik Bayan di Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur.   Cadangan JORC (2012) di proyek Tabang/Pakar Utara meningkat dari 564 juta ton menjadi 911 juta ton, atau selisih positif 62 persen. Alasan utama di balik kenaikan cadangan ini adalah pengeboran tambahan yang telah dilakukan selama masa interval serta parameter komersial terbaru yang mencerminkan skala dan biaya rendah proyek Tabang/Pakar Utara.   Total sumber daya open cut JORC (2012) telah meningkat dari 1.854 juta ton menjadi 2.543 juta ton, dan dari jumlah tersebut proyek Tabang/Pakar Utara meningkat dari 1.195 juta ton menjadi 1.681 juta ton, atau sekitar 71 persen dari total kenaikan.   Direktur Utama Bayan Dato Dr. Low Tuck Kwong mengungkapkan kenaikan signifikan keseluruhan cadangan berdasarkan pedoman produksi tahun 2019 sejumlah 32-36 juta ton. Dengan demikian, adanya kenaikan usia rata-rata tambang Bayan dari 21-24 tahun berdasarkan cadangan yang sebelumnya diterbitkan menjadi 33-37 tahun.   “Kami telah berinvestasi dan melanjutkan investasi dalam pertumbuhan proyek Tabang/Pakar Utara, yang diharapkan meningkat hingga sekitar 50 juta ton per tahun dalam beberapa tahun ke depan,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima tambang.co.id, Selasa (2/7).   Menurutnya kenaikan cadangan saat ini merupakan bagian tak terpisahkan dari strategi dimana pekerjaan JORC baru-baru ini, menyoroti bidang-bidang dimana perseroan perlu melakukan pengeboran tambahan untuk menaikkan cadangan lebih lanjut di tahun-tahun mendatang.   Untuk diketahui,  pernyataan terbaru sumber daya dan cadangan batu bara open cut untuk mayoritas konsesi Bayan disusun oleh PT. RungePincockMonarco (RPM) pertanggal 1 Januari 2019 dan diterima oleh perseroan pada tanggal 27 Juni 2019.

Artikel Terkait

The Institution of Engineers Indonesia (PII) Strengthens Cooperation with the Chinese Society of Engineers through Engineering Capacity Building Program in China

The Institution of Engineers Indonesia (PII) Strengthens Cooperation with the Chinese Society of Engineers through Engineering Capacity Building Program in China

Jakarta,TAMBANG,- The Institution of Engineers Indonesia (PII) continues to strengthen its international engagement with the Chinese Society of Engineers (CSE) through its participation in the 2026 Engineering Capacity Building Program (Energy and Power) held in Beihai, Guangxi Province, China. Bringing together engineering professionals from Brunei Darussalam, China, Hong Kong,

By Egenius Soda