Bursa Asia Bergerak Tipis

Bursa Asia Bergerak Tipis
Jakarta, TAMBANG – Bursa saham Asia mampu bergerak menguat tipis pada perdagangan Rabu (9/5), setelah pelaku pasar merespon positif kenaikan harga minyak mentah dunia. Sejumlah saham-saham Migas pun menjadi pilihan pelaku pasar.   Binaartha Institutional Research pada Jumat (11), memaparkan, penguatan kembali terjadi pada perdagangan Kamis (10/5) seiring dengan masih menguatnya harga minyak mentah dunia. Saham-saham migas kembali mengalami kenaikan sehingga berimbas pada saham-saham dari sektor lainnya.   Sementara di zona Eropa, pergerakan bursa saham Eropa mengikuti pergerakan bursa saham Asia yang menguat. Pelaku pasar mencermati langkah AS yang bersiap melakukan sanksi terhadap Iran jika tidak terjadi kesepakatan nuklir di antara keduanya.   Indeks pan-European Stoxx600 naik 0,57 persen dengan dukungan mayoritas sektor terutama sektor migas. Pada perdagangan Kamis (10/5), laju bursa saham Eropa masih bergerak variatif. Indeks pan-European Stoxx600 berbalik turun tipis seiring pelemahan saham-saham telekomunikasi.   Di sisi lain, penurunan di sektor tersebut terimbangi dengan kenaikan pada saham-saham di sektor media. Pelaku pasar juga mencermati kondisi geopolitik dan makroekonomi global, diantaranya kondisi politik di Italia hingga tetapnya suku bunga Bank of England.   Hal yang sama terjadi di bursa saham AS, mampu berbalik menguat dengan dukungan saham-saham Migas. Ini terlihat.  setelah pelaku pasar merespon langkah Presiden AS Donald Trump, yang berencana mengenakan sanksi terhadap Iran terkait kesepakatan nuklir diantara keduanya.   Penguatan kembali terjadi pada bursa saham AS pada perdagangan Kamis (10/5) seiring kenaikan saham-saham migas yang berimbas pada saham-saham di sektor lainnya, a.l Exxon Mobil dan UnitedHealth. Tak ketinggalan, saham-saham di sektor teknologi juga turut menguat. Adanya rilis consumer price index sebesar 0,2 persen di bawah perkiraan 0,3 persen direspon positif.  

Artikel Terkait

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

Jakarta, TAMBANG – Besarnya potensi silika Indonesia belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pemanfaatannya. Kepastian harga, klasifikasi komoditas, spesifikasi ekspor, hingga persoalan perizinan masih menjadi tantangan dalam mendorong pengembangan industri silika dari hulu hingga hilir. Persoalan tersebut menjadi pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Dialog Silika Indonesia: Harga Patokan Mineral Silika

By Rian Wahyuddin
PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

Jakarta,TAMBANG,- Pengembangan biomethane yang memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan kini mulai mendekati tahap akhir pengembangan. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berkolaborasi Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS) untuk mengoptimasi pemanfaatan biomethane tersebut dalam rangka memastikan kesediaan pasokan energi domestik masa

By Egenius Soda
PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang batubara plat merah, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mempersiapkan operasional yang andal dalam menjaga keberlanjutan produksi. Perencanaan tersebut mempertimbangkan persetujuan pemerintah, prioritas kebutuhan domestik, serta dinamika pasar ekspor di tengah transisi energi. Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan perusahaan tetap berada pada jalur yang tepat

By Egenius Soda