Seequent Perkuat Kolaborasi Teknologi Subsurface Industri Tambang hingga Panas Bumi

Seequent Perkuat Kolaborasi Teknologi Subsurface Industri Tambang hingga Panas Bumi
Istimewa.

Jakarta, TAMBANG – Seequent, perusahaan subsurface dalam Bentley Systems, memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri, akademisi, dan asosiasi profesi di Indonesia melalui Seequent Connect Indonesia 2026.

Kegiatan yang digelar di Fairmont Jakarta ini mempertemukan lebih dari 100 profesional dari sektor pertambangan, panas bumi, energi, dan infrastruktur. Seequent sendiri telah mendukung berbagai proyek di Indonesia selama lebih dari 20 tahun.

Direktur Pengembangan Bisnis Seequent, Scott Moore, mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar penting bagi Seequent di kawasan Asia Pasifik. Menurutnya, sektor pertambangan, panas bumi, energi, dan infrastruktur memiliki kebutuhan yang sama, yakni pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi bawah permukaan.

“Indonesia merupakan salah satu pasar terpenting Seequent di kawasan Asia Pasifik. Sektor pertambangan, panas bumi, energi, dan infrastruktur di Indonesia sama-sama bergantung pada pemahaman yang lebih baik terhadap kondisi subsurface,” ujar Scott kepada awak media, Kamis (6/8).

Menurutnya, Seequent tidak menentukan komoditas maupun metode yang digunakan perusahaan dalam menjalankan proyek. Peran Seequent adalah menyediakan teknologi yang memungkinkan ahli geosains dan insinyur mengolah data yang tersedia untuk menghasilkan keputusan yang lebih baik.

“Tidak penting apakah itu nikel, emas, atau tembaga. Kami menyerahkan kepada perusahaan bagaimana mereka ingin mengambil keputusan untuk proyeknya dan memenuhi ketentuan regulasi pemerintah. Tugas kami adalah memberikan teknologi agar insinyur dapat membuat keputusan terbaik berdasarkan data yang mereka miliki,” jelasnya.

Sejalan dengan target Indonesia Emas 2045, kebutuhan terhadap pemahaman kondisi subsurface dinilai akan semakin besar. Informasi yang akurat, keahlian khusus, dan perangkat lunak menjadi penting untuk membantu tim proyek mengidentifikasi risiko lebih awal sekaligus meningkatkan kualitas pengambilan keputusan.

Ketua Umum Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), STJ Budi Santoso, menilai perkembangan teknologi membuka peluang besar bagi sektor geosains Indonesia. Pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI), pemodelan subsurface, teknologi sensing, aplikasi real-time, dan platform digital dapat mempercepat pemahaman kondisi geologi.

“Teknologi-teknologi seperti ini mempercepat pemahaman kita tentang subsurface geologi. Dengan menggunakan teknologi, kita juga bisa mempercepat membuat keputusan berdasarkan bukti yang lebih baik,” kata Budi.

Sementara itu, Ketua MGEI Rosalyn Wullandhary menekankan pentingnya kolaborasi antara industri, asosiasi profesi, dan akademisi dalam pengembangan sektor geosains nasional.

“Sektor geosains Indonesia akan terus berkembang melalui kolaborasi yang lebih erat antara industri, asosiasi profesi, dan akademisi. Acara seperti Seequent Connect Indonesia menjadi forum penting untuk berbagi pengalaman praktis dan mengembangkan kapasitas profesional,” ujarnya.

Kolaborasi tersebut juga dilakukan Seequent bersama sejumlah institusi pendidikan dan organisasi profesi. Bersama Institut Teknologi Bandung (ITB), Seequent mendukung lisensi pengajaran dan pengembangan kompetensi bagi calon ahli geosains dan insinyur.

Adapun kerja sama dengan MGEI mencakup pengembangan profesional, pelatihan mahasiswa, dan keterlibatan industri. Seequent juga menyediakan pelatihan dalam Bahasa Indonesia serta akses akademik terhadap perangkat lunak profesional dan sumber pembelajaran.

Dukungan pada Proyek Strategis

Pemanfaatan teknologi Seequent telah diterapkan dalam sejumlah proyek di Indonesia. Pada proyek nikel PT Stargate di Sulawesi, perangkat lunak Seequent mendukung penghematan biaya pengeboran hingga USD8 juta, pengurangan kebutuhan pengeboran sebesar 80%, serta peningkatan produktivitas karyawan hingga 50%.

Sementara pada Unit 3 Lumut Balai milik PT Pertamina Geothermal Energy, pemodelan bawah permukaan multidisiplin membantu menurunkan biaya pengeboran dari sekitar USD9 juta menjadi USD7,5 juta.

Di sektor infrastruktur, perangkat lunak Bentley dan Seequent digunakan pada proyek Jalan Trans-Papua milik PT Hutama Karya. Pemanfaatan teknologi tersebut mendukung optimalisasi desain dengan penghematan hingga USD1 juta sekaligus mempersingkat jadwal proyek selama dua bulan.

Seequent Connect Indonesia 2026 didukung oleh Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) dan menghadirkan pembicara serta panelis dari Seequent, PT Vale, Ormat Technologies, PT Promisco, IAGI, MGEI, dan ITB.

Acara ini membahas bagaimana kolaborasi yang lebih erat, dan penyampaian informasi bawah permukaan (subsurface) yang saling terhubung, serta investasi berkelanjutan dalam kapasitas teknis dapat membantu perusahaan memahami kondisi subsurface, sehingga dapat lebih yakin dalam mengambil keputusan proyek, dan mendukung pembangunan jangka panjang industri di Indonesia.

Artikel Terkait

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

London, TAMBANG – PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Perusahaan jasa pertambangan ini meraih penghargaan Bronze dalam ajang AMEC Global Communication Effectiveness Awards 2026 melalui penerapan komunikasi strategis dalam mendukung transformasi digital perusahaan. Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Best Use of Measurement for Internal Communications

By Rian Wahyuddin
Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG – Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin