Bukit Makmur Kantongi Kontrak Baru Senilai US$ 300 Juta

Jakarta – TAMBANG. PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) mendapat kontrak baru berdurasi sesuai umur tambang batu bara PT Sungai Danau Jaya. Di tengah kelesuan industri batu bara, kontrak jasa penambangan bernilai lebih dari US$ 300 juta tersebut diyakini bisa memperbaiki kondisi keuangan induk usahanya pula.   “Kontrak ini membuktikan kemampuan BUMA untuk mendapatkan kontrak baru yang diyakini akan memberikan efek positif pada posisi keuangan konsolidasi PT Delta Dunia Makmur, Tbk (DOID),” demikian tertulis dalam keterangan resmi Delta Dunia Makmur yang diterima Selasa (1/7).   Sungai Danau Jaya sendiri merupakan anak usaha Geo Energy Resource, Ltd, perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Singapura. Lokasi tambang batu baranya terletak di Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan.   Produksi batu bara dijadwalkan mulai pada triwulan ketiga tahun ini. BUMA sebagai kontraktor pertambangan ditargetkan mengupas 130 juta bcm lapisan tanah, dan mengais 43 juta ton batu bara.

Artikel Terkait

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin
Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mendorong Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) mengambil peran strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi metalurgi dan mendukung agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tri Winarno dalam Kongres Nasional PROMETINDO 2026 yang digelar

By Rian Wahyuddin