Bos Amman Mineral Rachmat Makkasau Terpilih Jadi Ketum IMA

IMA DHE

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Rachmat Makkasau terpilih sebagai Ketua Umum Indonesian Mining Association (IMA) periode 2022–2024. Rachmat resmi menggantikan Ketua Umum sebelumnya, CEO PT Arutmin Indonesia Ido Hutabarat yang telah menjabat selama tiga periode.

“Kepercayaan ini akan kami gunakan sebaik-baiknya guna menjembatani hubungan
antara asosiasi dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk pemerintah,” kata Rachmat dalam keterangan resminya, Rabu (26/1).

“IMA akan terus berupaya mewujudkan visi yaitu mendukung dan memajukan industri pertambangan di Indonesia. Saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras yang telah dilakukan oleh Pengurus IMA sebelumnya, yang telah melakukan berbagai capaian signifikan,” sambungnya.

Pria kelahiran Makassar ini, telah lama berkecimpung di dunia pertambangan. Ia bergabung di Amman Mineral sejak tahun 1999, saat entitasnya masih PT Newmont Nusa Tenggara. Ia pernah menjabat sebagai GM Social Responsibilities & Government Relation, kemudian sempat menduduki kursi GM Mining.

Sebelum itu, dia pernah menjabat sebagai Senior Manager Processing, Senior Manager HSLP, Environmental, Security, Human Resources. Dia juga sempat menjabat General Foreman Processing, Superintendent Processing. Sebelum bergabung di Newmont, Rachmat bekerja sebagai Process Operator, Trainer, Ops Supervisor, Commissioning Coordinator PT Freeport Indonesia selama lima sejak tahun 1994.

Artikel Terkait

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda