BHP Lepas Dua Aset Tambang Batubara Metalurgi Ke Whitehaven

HBA Juni
Ilustrasi Batu Bara

Jakarta,TAMBANG,- BHP baru saja mengumumkan rencana melakukan divestasi dua aset tambang batu baranya yakni Daunia dan Blackwater. Selanjutnya BHP Mitsubishi Alliance (BMA) akan fokus pada portofolio aset batubara metalurgi dengan kualitas terbaik. BHP telah bersepakat dengan Whitehaven dimana Perusahaan tersebut akan memperoleh kepemilikan penuh di dua tambang batu bara metalurgi tersebut.

Whitehaven akan melakukan pembayaran dimuka sebesar USD2,1 miliar yang harus dibayar pada saat penyelesaian transaksi. Kemudian USD1,1 miliar yang harus dibayar dalam tiga tahap terpisah yakni pada ulang tahun pertama, kedua dan ketiga sejak selesainya transaksi.

Selain itu, pembayaran kontinjensi hingga USD900 juta terdiri dari tiga pembayaran tahunan, dibayarkan pada tanggal tiga bulan setelah ulang tahun penyelesaian yang relevan, bergantung pada realisasi harga yang melebihi ambang batas yang disepakati. Dimana pembayaran kontinjen tahunan dibatasi sebesar USD$350 juta.

Whitehaven dalam keterangannya menjelaskan transaksi tersebut akan didanai dari kombinasi uang tunai yang tersedia, fasilitas senilai USD900 juta, dan arus kas dari bisnis perusahaan yang diperluas selama tahun 2025 hingga 2027.

Setelah transaksi tersebut, total sumber daya batubara Whitehaven akan meningkat sebesar 75% dari 2,6 miliar menjadi 4,6 miliar ton untuk operasi dan pengembangan tambang. Akuisisi ini akan meningkatkan sumber daya batubara Whitehaven di cekungan Bowen dari 1,1 miliar menjadi 3,1 miliar ton, termasuk 673 juta ton cadangan yang dapat diperoleh kembali.

“Ini adalah transaksi menarik bagi Whitehaven yang mempercepat strategi kami, mentransformasi perusahaan kami, dan memberikan nilai besar bagi pemegang saham kami,” kata CEO dan MD Whitehaven Paul Flynn.

Ditambahkan lagi bahwa akuisisi transformasional ini akan mengubah portofolio kami ke arah batu bara metalurgi, yang telah menjadi pilar utama strategi kami selama bertahun-tahun, menjadikan bisnis ini lebih seimbang.  “Bisnis batubara termal kami tetap penting secara strategis karena kami terus menyediakan produk batubara yang sangat dibutuhkan untuk mendukung transisi energi global dan ketika pelanggan mencari produk-produk kami yang berkualitas tinggi dan bernilai kalori tinggi untuk membatasi emisi mereka,”terang Paul.

Menurut Paul ini adalah akuisisi yang sangat menarik dan menghasilkan keuntungan yang signifikan, dengan potensi keuntungan yang besar, yang Perusahaan perkirakan akan memberikan keuntungan yang berarti bagi pemegang saham di tahun-tahun mendatang. Hal ini memperkuat portofolio aset Perusahaan yang berkualitas dan berumur panjang di lokasi-lokasi menarik yang memberikan diversifikasi geografis dan operasional serta manfaat skala.

“Daunia dan Blackwater memproduksi batubara metalurgi yang sangat dibutuhkan dan memiliki permintaan yang tinggi di seluruh Asia, termasuk di India dan Asia Tenggara di mana pertumbuhan populasi dan perkembangan ekonomi diperkirakan akan mendorong permintaan yang kuat untuk produksi baja dan batubara metalurgi setidaknya hingga tahun 2050,”ungkap Paul.

Sehingga akuisisi ini akan meningkatkan eksposur Perusahaan terhadap segmen pasar dengan pertumbuhan tinggi sekaligus memperluas jangkauan regional melalui pelanggan baru.

“Kami berharap dapat menyelesaikan transaksi dan menyambut tim di Daunia dan Blackwater ke dalam bisnis Whitehaven, dan bekerja sama dengan komunitas lokal dan pemangku kepentingan lainnya yang akan tetap menjadi bagian penting dari operasi kami.”lanjut Paul.

Penjualan tersebut tunduk pada pemenuhan persyaratan tertentu, termasuk persaingan dan persetujuan peraturan. Whitehaven telah setuju untuk membayar deposit sebesar $100 juta pada saat penandatanganan, yang berhak ditahan oleh BMA jika usulan divestasi dihentikan dalam keadaan terbatas tertentu.

Penyelesaian transaksi diharapkan terjadi pada kuartal Juni 2024.

BMA akan terus mengoperasikan aset tersebut hingga selesai dan bekerja sama dengan Whitehaven untuk memastikan keberhasilan transisi kepemilikan, kata perusahaan tersebut pada hari Rabu.

“Transaksi ini telah memberikan hasil yang baik bagi BHP Mitsubishi Alliance, tenaga kerja kami, dan masyarakat di sekitar operasi Blackwater dan Daunia,” terang Presiden Mineral BHP Australia Geraldine Slattery.

Untuk diketahui, Whitehaven Coal memiliki rekam jejak yang kuat sebagai operator yang bertanggung jawab dan dapat diandalkan, dan kami akan bekerja sama dengan mereka untuk mencapai perubahan kepemilikan yang lancar dengan fokus pada pemeliharaan operasi yang aman dan produktif serta mendukung masyarakat dan komunitas melalui masa transisi.

“Sejalan dengan strategi jangka panjang kami, kami akan terus mengembangkan aset batubara metalurgi berkualitas tinggi di Queensland, yang dicari oleh produsen baja global dan diperlukan untuk mendukung transisi energi.”pungkas Geraldine.

Artikel Terkait

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan akan industri yang semakin terintegrasi mendorong hadirnya kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series – Engineering Week 2026 yang mempertemukan delapan sektor industri strategis dalam satu ekosistem. Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, Engineering Week 2026 resmi dibuka pada 9 September

By Rian Wahyuddin
Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Jakarta, TAMBANG – PT Naraya Dipta Buana, bagian dari MahaDasha Group, bersama SAIC Hongyan, memperkuat komitmen mengembangkan solusi kendaraan komersial untuk mendukung operasional sektor pertambangan Indonesia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk kebutuhan industri berat. Komitmen ini disampaikan dalam ajang Mining Indonesia 2026

By Rian Wahyuddin
Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) kembali menggelar Learning Summit 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya belajar sekaligus meningkatkan kapabilitas insan perusahaan. Mengusung tema “BEYOND BOUNDARIES: Driving Value Through Knowledge Breakthroughs”, kegiatan ini menjadi wadah bagi karyawan untuk bertukar pengetahuan, mendapatkan perspektif baru, dan mengembangkan potensi diri. Memasuki rangkaian

By Rian Wahyuddin
XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

Jakarta, TAMBANG – XCMG Group Indonesia memperkuat ekspansi dan ekosistem industrinya di Indonesia melalui kehadiran solusi alat berat energi baru sekaligus platform pembiayaan ABC Multifinance dalam ajang Mining Indonesia 2026 di Jakarta. Mengusung tema “New Power, New Future”, XCMG menampilkan berbagai solusi hijau terintegrasi yang dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional pertambangan,

By Rian Wahyuddin