Berau Coal Akhirnya Kumpulkan Laporan Kerugian ke Bursa Efek

Jakarta – TAMBANG. Setelah tertunda selama beberapa bulan akibat konflik internal dan peralihan kepemilikan, PT Berau Coal Energy, Tbk (IDX: BRAU) akhirnya bisa menyerahkan laporan keuangan tahunan 2014 yang telah diaudit. Akibat kegagalan penyampaian laporan tersebut sesuai tenggat waktunya, Berau terpaksa dikenakan sanksi berupa denda dan suspensi perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 4 Mei 2015.   Menyusul penetapan jajaran direksi dan komisaris lewat RUPSLB pekan lalu, maka Surat Pengantar Laporan Keuangan Konsolidasian 2014 akhirnya ditandatangani oleh Fuganto Widjaja dan Bambang Heruawan Haliman. Masing-masing menjabat Direktur Utama dan Direktur, mewakili direksi Berau Coal Energy sebagai penanggung jawab laporan keuangan yang diserahkan ke BEI, Jumat (21/8) lalu.   Dalam laporan keuangan tersebut, Berau Coal Energy mencatatkan rugi bersih sebesar US$84,9 juta sepanjang tahun 2014. Jumlah tersebut turun dibanding kerugian bersih yang diderita tahun lalu sebanyak US$170,66 juta.   Sebenarnya, di tahun 2014 silam Berau Coal Energy masih bisa mencetak laba bruto dan laba bersih, masing-masing senilai US$276,39 juta dan US$152,77 juta. Namun setelah dipotong berbagai beban, biaya keuangan, serta pajak penghasilan, angkanya menyusut menjadi negatif.   Dengan dipenuhinya kewajiban penyerahan laporan keuangan konsolidasi tahun 2014 tersebut, maka Berau Coal Energy bisa selangkah lebih dekat dengan pencabutan sanksi suspensi. Harapannya tentu agar saham BRAU bisa kembali diperdagangkan di lantai bursa.   Pada penutupan terakhir sebelum terkena sanksi penghentian sementara, saham BRAU berada di angka 82.

Artikel Terkait

Parama Energi dan SOS Children’s Villages Perkuat Akses Pendidikan Anak di Meulaboh Aceh

Parama Energi dan SOS Children’s Villages Perkuat Akses Pendidikan Anak di Meulaboh Aceh

Jakarta, TAMBANG - PT Prima Wiguna Parama (Parama Energi) meyakini bahwa investasi terbaik bagi masa depan industri energi dan pertambangan tidak hanya dibangun melalui mesin dan infrastruktur, tetapi juga melalui pendidikan tinggi untuk mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Semangat inilah yang mendorong Parama Energi memperkuat akses pendidikan serta pengembangan kapasitas

By Rian Wahyuddin
Ceria Corp Kibarkan Merah Putih di Puncak Mekongga, Rayakan Kemerdekaan dari Ketinggian 2.620 Mdpl

Ceria Corp Kibarkan Merah Putih di Puncak Mekongga, Rayakan Kemerdekaan dari Ketinggian 2.620 Mdpl

Jakarta, TAMBANG - Setelah menempuh perjalanan panjang melalui medan pegunungan yang menantang, rombongan Ceria Corp akhirnya menjejakkan kaki di Puncak Gunung Mekongga. Tepat pada 17 Agustus 2026, Merah Putih berkibar di ketinggian 2.620 meter di atas permukaan laut (MDPL), menjadi penanda keberhasilan Ekspedisi Gunung Mekongga sekaligus menghadirkan makna tersendiri dalam

By Rian Wahyuddin