Arie Prabowo Ariotedjo Jadi Dirut Antam

Arie Prabowo Ariotedjo Jadi Dirut Antam
Jakarta-TAMBANG. PT Aneka Tambang,Tbk, (Antam) kini punya nahkoda baru. Para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) sepakat menunjuk Arie Prabowo Ariotedjo sebagai Direktur Utama. Arie menggantikan Tedy Badrujaman. Arie sebenarnya bukan orang baru di dunia pertambangan. Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama Antam, Arie menjabat sebagai Direktur Niaga di PT Bukit Asam,Tbk. Ia ditunjuk sebagai Direktur Niaga PTBA dalam RUPST PTBA tahun 2015. Sebelumnya beberapa jabatan penting pernah ditempatinya di beberapa perusahaan tambang. Mulai dari sebagai Managing Director PT Duta Tambang Sumber Alam, Managing Direktor dan President Director PT Duta Tambang Rekayasa, serta President Director PT Medco Energi Mining Internasional. Kini pria lulusan Bachelor of Science in Civil Engineering Purdue University, West Lafayette, Indiana, AS dan Master of Science in Civil Engineering University of Michigan, Ann Arbor, Michigan, AS memimpin BUMN dengan aneka komoditi mulai dari emas, nikel dan bauksit. Juga punya beberapa pabrik pengolahan. Selain Arie, ada juga sejumlah wajah baru di jajaran Direksi Antam. Ada sosok Sutrisno S. Tatetdagat yang menduduki jabatan Direktur Pengembangan. Sutrisno yang merupakan pegawai karier di PT Timah,Tbk dengan jabatan terakhir sebagai Sekretaris Perusahaan PT Timah,Tbk. Sementara Tatang Hendra yang ditunjuk sebagai Direktur Pemasaran berasal dari internal Antam. Ia sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur PT Indonesia Chemical Alumina, perusahan patungan antara PT Antam (80%) dan Showa Denko (20%). Perusahaan patungan inilah yang membangun pabrik pengolahan bauksit yakni pabrik Chemical Grade Alumina (CGA). Kedua Direksi baru ini menggantikan Agus Zamzam Jamaludin dan I Made Surata yang diberhentikan dengan hormat dalam RUPST. Dengan pergantian ini, susunan lengkap manajamen Antam adalah Arie Prabowo Ariotedjo (Dirut), Dimas Wikan Parmudhito (Direktur Keuangan), Hari Widjajanto (Direktur Operasi) dan Johan NB Nababan (Direktur Human Capital & CSR), Sutrisno S. Tatetdagat (Direktur Pengembangan), Tatang Hendra (Direktur Pemasaran). Sedangkan susunan Komisaris Antam meliputi Fachrul Razi sebagai Komisaris Utama, Bambamg Gatot Ariyono (Komisaris), Zaelani (Komisaris), Robert A. Simanjuntak (Komisaris), Gumilar Rusliwa Somantri (Komisaris Independen), dan Anang Sri Kusumawardono (Komisaris Independen).

Artikel Terkait

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin
SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

Yogyakarta, TAMBANG – Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong transformasi industri mineral dan batubara (minerba) menuju Indonesia Emas 2045. Hilirisasi, digitalisasi, transisi energi, dan tuntutan keberlanjutan membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi yang semakin beragam. Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Mempersiapkan SDM Unggul, Inovatif,

By Rian Wahyuddin