Antam Raih Juara Umum Laporan Tahunan Terbaik

Jakarta – TAMBANG. Salah satu emiten tambang yang melantai di Bursa Efek Jakarta terpilih sebagai perusahaan dengan Laporan Tahunan terbaik tahun 2014. PT Antam (Persero), Tbk (IDX: ANTM; ASX: ATM) tak hanya meraih gelar juara untuk Kategori BUMN Non-Keuangan Terbuka, tetapi sekaligus juga sebagai Juara Umum.

 

R. Sukhyar, mantan Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, sebagai Komisaris Utama Antam didapuk untuk naik pentas dan menerima penghargaan tersebut di Jakarta, Selasa (22/9).

 

“Penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap kerja keras dan komitmen seluruh komponen perseroan dalam melakukan kinerja terbaik selama tahun 2014. Antam akan senantiasa mempertahankan prestasi yang telah diraih ini, dengan terus melakukan kegiatan yang akuntabel dan transparan dengan menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik,” ujar R. Sukhyar, dalam rilis resmi, Rabu (23/9).

 

Ini bukanlah kali pertama Antam meraih penghargaan tersebut. Sebelumnya, Antam pernah meraih penghargaan untuk Laporan Keunagan tahun 2001, 2004, 2007, 2008, 2011, 2012, dan 2013.

 

Gelaran tahunan kali ini memang mengangkat tema “Akuntabilitas dan Transparansi Informasi untuk Memenangkan Persaingan Bisnis dalam Era Integrasi Ekonomi ASEAN”. Peserta tahun ini mencapai jumlah 294 perusahaan yang terbagi ke dalam 11 kategori.

Artikel Terkait

BNPB Dorong Transformasi Penanggulangan Bencana dari Respons Darurat ke Resiliensi Berkelanjutan

BNPB Dorong Transformasi Penanggulangan Bencana dari Respons Darurat ke Resiliensi Berkelanjutan

Jakarta, TAMBANG – Indonesia perlu mengubah paradigma penanggulangan bencana dari sekadar merespons keadaan darurat menjadi membangun resiliensi masyarakat secara berkelanjutan. Perubahan paradigma tersebut dinilai penting seiring meningkatnya kompleksitas risiko bencana yang kini berkembang menjadi risiko sistemik. Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dr. Raditya

By Rian Wahyuddin
Biaya Operasional Melambung, Castrol Dorong Keandalan Alat Berat Tambang

Biaya Operasional Melambung, Castrol Dorong Keandalan Alat Berat Tambang

Jakarta, TAMBANG – Tekanan biaya operasional (operational expenditure/opex) mendorong industri pertambangan untuk meningkatkan produktivitas tanpa harus selalu menambah aset. Dalam kondisi tersebut, keandalan alat berat dan pengelolaan perawatan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga efisiensi operasi. Hal ini menjadi salah satu perhatian Castrol CRB Mining dalam ajang Mining Indonesia

By Rian Wahyuddin