Air Products Hengkang dari Proyek Hilirisasi Batu Bara KPC, Begini Tanggapan BUMI

Air Products Hengkang dari Proyek Hilirisasi Batu Bara KPC, Begini Tanggapan BUMI
Jakarta, TAMBANG – Air Products and chemicals.Inc (APCI) dikabarkan mengundurkan diri dari sejumlah proyek hilirisasi batu bara dalam negeri, salah satunya dengan anak usaha PT BUMI Resources (BUMI), PT Kaltim Prima Coal (KPC). Dalam kerja sama ini, APCI sebelumnya akan bertindak sebagai perusahaan yang menyediakan teknologi yang bisa mengubah batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME). Menanggapi pengunduran tersebut, Direktur sekaligus Sekretaris BUMI, Dileep Srivastava menyebut proyek gasifikasi akan terus berjalan dengan menggandeng perusahaan lain. โ€œKami menjalin (dengan perusahaan lain) dan akan menyelesaikan rencana ini,โ€ kata Dileep kepada tambang.co.id, Rabu (15/3). Saat dikonfirmasi perusahaan mana yang tengah dijajaki itu, Dileep belum bisa mengutarakannya. Meski begitu, pihaknya akan mengumumkan siapa mitra di proyek hilirisasi batu bara tersebut dalam waktu dekat ini. โ€œSetelah (rencana ini) selesai, kami akan menginformasikan dan akan membuat pengumuman terkait hal ini,โ€ ujar Dileep. Hal serupa juga diterima emiten batu bara pelat merah, PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Perusahaan asal Amerika Serikat itu telah menyampaikan surat pengunduran diri kepada pemerintah. Direktur Pengembangan Usaha PTBA, Rafli Yandra menjelaskan bahwa pihaknya telah mendapat informasi tersebut. โ€œJadi mengenai project coal to DME ini memang ada surat masuk dari Air Products untuk mundur. Sejauh ini kami belum mendapat klarifikasi namun kami sudah berkoordinasi termasuk dengan kementerian terkait dan ini masih berproses,โ€ beber Rafli, Kamis (9/3). Meski demikian dia memastikan bahwa PTBA tetap komitmen untuk menjalankan Amanah ini. โ€œKami tetap melangkah karena Coal to DME merupakan salah satu langkah PTBA dalam menjalankan amanah Pemeritah dalam hal hilirisasi batu bara,โ€ tandas Rafli. Sejauh ini sudah ada 11 perusahaan tambang yang siap menjalankan proyek hilirisasi batu bara, enam di antaranya untuk DME. Keenam perusahaan tersebut adalah PTBA, KPC, PT Arutmin Indonesia, PT Kendilo Coal Indonesia, PT Adaro Energy Indonesia dan PT Berau Coal. Sebagai informasi, hilirisasi batu bara untuk DME ini dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah, ketahanan energi nasional, menekan impor LPG, membuka lapangan pekerjaan dan sebagainya. Proyek telah ditetapkan sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai Perpres No.109 Tahun 2020.

Artikel Terkait

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG โ€“ Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG โ€” PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG โ€“ Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin
Patra Logistik Perluas Pengelolaan Layanan BBM, LPG, dan Aviasi di Jatimbalinus, Kalimantan, dan Sulawesi

Patra Logistik Perluas Pengelolaan Layanan BBM, LPG, dan Aviasi di Jatimbalinus, Kalimantan, dan Sulawesi

Jakarta, TAMBANG โ€“ PT Patra Logistik terus memperluas cakupan bisnis dan perannya dalam mendukung rantai pasok energi nasional. Kepercayaan PT Pertamina Patra Niaga diwujudkan melalui perluasan pengelolaan distribusi BBM dan LPG di Kalimantan serta pengelolaan distribusi Avtur di Jawa Timur, Nusa Tenggara, dan Sulawesi. Pada layanan BBM, Patra Logistik yang sebelumnya

By Rian Wahyuddin