Perkuat Logistik Indonesia Timur, Alfa Trans Raya Luncurkan Container Vessel Kapasitas Terbesar

PT Alfa Trans Raya (ATR), anak usaha PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics), resmi meluncurkan armada container vessel terbarunya, Alfa Trans Tiga, di area Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (22/5).

Perkuat Logistik Indonesia Timur, Alfa Trans Raya Luncurkan Container Vessel Kapasitas Terbesar

Semarang, TAMBANG — PT Alfa Trans Raya (ATR), anak usaha PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics), resmi meluncurkan armada container vessel terbarunya, Alfa Trans Tiga, di area Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (22/5).

Kehadiran kapal baru ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat kapasitas layanan logistik maritim yang andal, efisien, dan aman untuk mendukung kebutuhan pengangkutan pelanggan dalam skala yang semakin besar.

 Sebagai armada dengan kapasitas terbesar yang kini dimiliki perusahaan, Alfa Trans Tiga dirancang untuk menjawab kebutuhan logistik pelanggan yang semakin kompleks. Kapal ini dioptimalkan untuk pengangkutan kontainer, memiliki cargo hold yang luas dan efisien, serta telah memenuhi persyaratan untuk menangani kargo khusus, termasuk muatan berbahaya (dangerous goods), menuju berbagai wilayah operasional strategis.

 Direktur Utama PT Alfa Trans Raya, Ety Puspitasari, mengatakan bahwa peluncuran Alfa Trans Tiga merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus tumbuh bersama pelanggan dengan menghadirkan solusi logistik yang relevan terhadap kebutuhan operasional mereka.

"Kami memahami bahwa keandalan layanan logistik menjadi faktor penting bagi keberlangsungan rantai pasok pelanggan. Karena itu, kehadiran Alfa Trans Tiga merupakan bagian dari investasi jangka panjang kami untuk memastikan kapasitas angkut yang memadai, jadwal layanan yang lebih terjaga, serta dukungan operasional yang makin solid bagi pelanggan di berbagai wilayah strategis,” jelas Ety dalam keterangannya, Sabtu (23/5).

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen CKB Logistics dan ATR dalam meningkatkan konektivitas serta keandalan layanan logistik maritim nasional. Pembangunan container vessel baru ini merupakan investasi jangka panjang perusahaan untuk memastikan ketersediaan ruang kapal (space) yang lebih memadai dan terjadwal, sehingga dapat mendukung kelancaran operasional rantai pasok pelanggan, khususnya bagi industri yang membutuhkan kepastian layanan dan ketepatan waktu yang tinggi. Kapal ini juga akan memperkuat fleksibilitas ATR dalam melayani kebutuhan distribusi pelanggan di sektor-sektor industri utama.

“Penambahan armada ini kami arahkan untuk meningkatkan kapasitas operasional ATR agar semakin adaptif dalam melayani pengiriman kargo industri, termasuk sektor pertambangan, energi, dan pengolahan mineral. Kami ingin memastikan pelanggan memperoleh solusi logistik yang lebih terukur, aman, dan sesuai dengan karakter kebutuhan di lapangan, termasuk untuk area-area operasional yang tergolong remote. Dalam lima tahun mendatang kami berencana memiliki armada kapal baru sebagai implementasi rencana strategis CKB,” kata Ety, yang juga menjabat sebagai Direktur Logistik dan Distribusi CKB Logistics.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama CKB Logistics, Iman Sjafei, menjelaskan bahwa secara strategis, Alfa Trans Tiga diproyeksikan untuk mendukung penguatan distribusi logistik terintegrasi pada koridor pelayaran menuju Sulawesi dan kawasan Indonesia Bagian Tengah serta Timur.

“Wilayah ini menjadi salah satu pusat pertumbuhan industri yang membutuhkan dukungan logistik maritim yang konsisten, baik dari sisi kapasitas, konektivitas, maupun kepastian layanan. Kehadiran armada baru ini diharapkan dapat membantu pelanggan menjaga stabilitas rantai pasok dari hulu hingga hilir secara lebih optimal,” jelasnya.

Dalam proses pembangunannya, kapal ini dikembangkan dengan pengawasan ketat untuk memastikan terpenuhinya standar kualitas maritim dan keamanan navigasi yang tinggi. Fokus tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap service, operational and safety excellence, serta kepatuhan pada standar health, safety, and environment (HSE) yang ketat, terutama dalam mendukung kebutuhan operasional pelanggan di wilayah-wilayah yang menuntut keandalan dan kehati-hatian tinggi.

 "Ke depan, Alfa Trans Tiga dijadwalkan menjalani pelayaran perdana pada akhir Juni atau awal Juli 2026. Dengan tambahan armada ini, CKB Logistics dan ATR berharap dapat terus menghadirkan layanan transportasi laut yang semakin andal dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran perusahaan dalam mendukung kebutuhan logistik nasional dan pertumbuhan bisnis pelanggan di berbagai wilayah operasional strategis,” tutup Iman Sjafei.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin