AETI Klaim Masih Ada Kebocoran Ekspor

Jakarta-TAMBANG. Ketua Umum Asosiasi Eksportir Timah Iandonesia (AETI), Jabin Sufianto mencurigai adanya kebocoran ekspor pasir timah di Indonesia hingga 1.500 ton setiap tahunnya. Padahal, sejak 2007 pemerintah sudah mengeluarkan larangan ekspor mineral mentah. “Angkanya memang tidak terlalu besar, tapi kan sudah ada aturan larangan ekspor itu. Kecurigaan kami saat melihat data ekspor dari BPS tidak sama dengan data negara-negara penerima timah Indonesia. Mereka melapor menerima lebih banyak. Contohnya Malaysia, sejauh ini mereka masih menerima pasir timah dari Indonesia,” ungkapnya disela-sela ajang ITCE, Bali, Senin (19/9). Selain itu, kasus serupa juga terjadi di Tiongkok. Pada tahun 2015, Tiongkok merilis data impor pasir timah dari Indonesia sebesar 19,5 ton. “Itu baru yang terdata, selebihnya kami tidak tahu. Kami memang belum bisa membuktikan itu,” sambung Jabin. Tak hanya itu, saat ini pihaknya juga tengah mencari tahu soal kasus penyelundupan timah di pasar domestik yang dilakukan dari pulau ke pulau. “Ini juga yang lagi marak terjadi. Laporan yang kami terima ada beberapa perusahaan yang saat melakukan pengiriman tidak dicek ulang. Misalnya kirim 99 ton tapi yang diterima kurang dari itu,” celotehnya. Sayangnya AETI belum bisa membuktikan hal tersebut. Ia berharap, pemerintah dan beberapa pihak terkait bisa membantu dan mendukung untuk bisa mengungkap kasus tersebut.

Artikel Terkait

Kolaborasi PAMA–SMKN 3 Tuban Lahirkan Gerobak Sampah Listrik Ramah Lingkungan

Kolaborasi PAMA–SMKN 3 Tuban Lahirkan Gerobak Sampah Listrik Ramah Lingkungan

Tuban, TAMBANG – Kolaborasi PT Pamapersada Nusantara (PAMA) dengan SMK Negeri 3 Tuban tidak hanya melahirkan budaya keselamatan di lingkungan sekolah, tetapi juga menghadirkan inovasi ramah lingkungan. Salah satunya adalah gerobak sampah bertenaga listrik yang dikembangkan bersama sebagai bagian dari program PAMA Safe School. Peluncuran gerobak sampah listrik dilakukan bersamaan dengan

By Rian Wahyuddin
PLN EPI Resmikan Rumah Pembibitan Mangrove Berbasis Electrifying Agriculture Di Cilacap

PLN EPI Resmikan Rumah Pembibitan Mangrove Berbasis Electrifying Agriculture Di Cilacap

Jakarta,TAMBANG,-Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat komitmennya terhadap penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Kali ini perusahaan meresmikan Rumah Pembibitan Mangrove berbasis Electrifying Agriculture di Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Selasa (28/7). Program Tanggung Jawab Sosial dan

By Egenius Soda