Adik Ahok Sarankan Tutup Ruang Penadah Timah Ilegal

timah semester I
Jakarta-TAMBANG. Presiden Joko Widodo baru saja mengunjungi kawasan pertambangan timah di Provinsi Bangka Belitung. Tak terelakkan, Jokowi pun menemukan banyak praktek pertambangan timah ilegal yang masih berlangsung di sana.   Bupati Belitung Timur, Basuri Tjahaja Purnama mengatakan salah satu cara yang paling ampuh memberantas praktek tambang ilegal ialah dengan menutup ruang gerak para penadah timah ilegal.   “Masalah utama adalah bagaimana kita menutup penadah di luar negeri, sehingga barang yang tidak jelas nggak laku dan diberikan masyarakat tambang rakyat,” kata Basuri seperti dikutip dari detik.com, Senin (22/6).   Adik kandung Gubernur DKI Jakarta, Ahok, itu menambahkan, untuk bisa menutup ruang gerak para penadah ini maka semua pihak harus sehati dari aparat sampai semua pihak taat hukum di lapangan.   Selain itu ketentuan bahwa bijih timah harus diproses dalam smelter dalam negeri harus ditegakkan. Pemerintah juga mesti menyiapkan sistem yang bisa melacak peredaran timah dari produksi sampai dijual.  “Penegakkan hukum harus jelas dan tentu pusat harus mempercepat pembukaan lapangan kerja dengan maksimalkan perkebunan,” katanya.   Basuri menambahkan, penciptaan lapangan kerja di Babel bisa dengan melakukan merehabilitasi lahan tidur yang dikuasai perusahaan tambang seperti PT Timah agar segera dikembalikan ke pemerintah daerah sehingga bisa dimanfaatkan untuk membuka lapangan kerja untuk masyarakat.   “Di Belitung timur kita mau minta pemerintah pusat bantu buka 1.000 hektar cetak sawah baru, yang akan dimiliki 1.000 keluarga dan ada lahan tambang juga di sana,” ujarnya.   Penciptaan lapangan kerja baru di luar sektor pertambangan sangat penting, seperti memaksimalkan sumber kelautan dan perkebunan. Namun dalam praktiknya banyak lahan yang tidak produktif untuk pertambangan tak bisa diubah untuk perkebunan. Seperti ada kasus di Desa Buding di Babel, lahan tidur seluas 600 hektar tak dimanfaatkan karena sudah terlanjur sebagai kawasan pertambangan.   “Babel punya laut yang luas, bantu maksimalkan industri perikanan dengan budi daya ikan laut yang sudah kami lakukan tetapi butuh dukungan lebih besar dan harus ada percepatan dan itu hanya bisa dari pusat dan lain-lain,” katanya.

Artikel Terkait

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

Jakarta, TAMBANG – PT TIMAH Tbk buka suara terkait aksi demonstrasi warga di depan kantor perusahaan di Kabupaten Belitung Timur yang berujung bentrokan. Perseroan menyatakan menghormati aspirasi masyarakat dan berharap situasi tetap kondusif. Corporate Secretary PT TIMAH (Persero) Tbk, Ruddy Nursalam, menyampaikan bahwa perusahaan memahami aktivitas pertambangan timah memiliki keterkaitan yang

By Rian Wahyuddin
Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Jakarta, TAMBANG - Aksi demonstrasi masyarakat penambang di Kantor PT TIMAH di Kabupaten Belitung Timur menjadi sorotan. Di tengah meningkatnya tuntutan agar pembelian bijih timah masyarakat kembali dibuka, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya meminta seluruh pihak menahan diri dan menjaga kondusivitas, sembari memastikan pemerintah tengah mempercepat penerbitan Peraturan Presiden

By Rian Wahyuddin
Survei Kepuasan Stakeholder Meningkat, Pertamina NRE Perkuat Komitmen Wujudkan Transisi Energi Berkelanjutan

Survei Kepuasan Stakeholder Meningkat, Pertamina NRE Perkuat Komitmen Wujudkan Transisi Energi Berkelanjutan

Jakarta,TAMBANG,- Di tengah semakin besarnya peran energi baru dan terbarukan dalam mewujudkan ketahanan energi nasional, membangun teknologi dan infrastruktur saja tidak cukup. Bagi Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), kepercayaan dari para pemangku kepentingan menjadi modal yang sama pentingnya untuk memastikan setiap langkah transformasi berjalan dengan baik. Kepercayaan

By Egenius Soda
Dukung IMERC 2026, MSA Indonesia Perkuat Kolaborasi Keselamatan di Industri Pertambangan

Dukung IMERC 2026, MSA Indonesia Perkuat Kolaborasi Keselamatan di Industri Pertambangan

Jakarta,TAMBANG,- Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di industri pertambangan terus mendapat perhatian. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Mining Emergency Response Community (IMERC) 2026 yang mempertemukan 24 Emergency Response Team (ERT) dari berbagai perusahaan pertambangan dan industri di Indonesia serta Australia. Jumlah tersebut menjadi salah satu yang terbesar

By Egenius Soda