Sembilan Kabupaten dan 1 Provinsi Ikuti Sekolah Sobat Bumi

Jakarta-TAMBANG. Tingkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan dunia pendidikan, Pertamina Foundation melalui program Sekolah Sobat Bumi, menjalin kerja sama dengan sembilan pemerintah Kabupaten/Kota dan satu provinsi.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto menjelaskan, program Sekolah Sobat Bumi periode 2015-2017 ini kembali dilanjutkan guna mencetak duta energi dan duta lingkungan. Pengembangan program Sekolah Sobat Bumi 2015-2017 akan mencakup 15 Sekolah Sobat Bumi Pembina dan 225 Sekolah Sobat Bumi Binaan. Masing-masing sekolah pembina melakukan pembinaan di 15 Sekolah Binaan.

“Sehingga secara keseluruhan pada periode 2015-2017 terdapat 240 Sekolah Sobat Bumi tersebar di 10 provinsi di Indonesia,” ujarnya.

Dwi Soetjipto menuturkan, sembilan pemerintah kabupaten/kota dan satu provinsi yang menjalin kerjasama dalam program Sekolah Sobat Bumi periode 2015-2017 antara lain, Temanggung (Jawa tengah), Sleman (DI Yogyakarta), Bandung (Jawa Barat), Siak (Riau), Banyuwangi (Jawa Timur), Metro (Lampung), Tabalong (Kalimantan Selatan) serta Jayapura (Papua), Balikpapan (Kalimantan Timur) dan Provinsi DKI Jakarta. Daerah-daerah tersebut terpilih melalui 4 tahap seleksi yang dilakukan dengan menilai indikator komitmen Bupati/Walikota, kesiapan sekolah, kesiapan pemerintah kabupaten/kota, leading sector dan stakeholders, serta kesesuaian dengan potensi dan masalah yang dihadapi Kabupaten/Kota.

Nantinya masing-masing kabupaten/kota dan provinsi dapat memilih program pendidikan yang ditawarkan oleh Pertamina Foundation. Program pilihannya adalah Education for Sustainable Development/Sustainable Development Goals (ESD/SDGs), pengembangan dan pemanfaatan energi baru terbarukan (biogas, bahan bakar nabati, Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro/PLTMH), konsumsi-produksi berkelanjutan (kantin sehat, kebun sekolah mini, pengelolaan sampah).

VP Corporate Communication Pertamina, Ali Mundakir mengaku program Sekolah Sobat Bumi tahun 2015-2017 ini merupakan kelanjutan dari program Sekolah Sobat Bumi tahap sebelumnya, yang telah berlangsung sejak tahun 2012 hingga 2014 lalu.

Pada pelaksanaan Program Sekolah Sobat Bumi periode 2012-2014, Pertamina Foundation telah memfasilitasi 17 Sekolah Adiwiyata Mandiri. Terdiri atas 7 SD, 5 SMP, 3 SMA, dan 2 SMK. Dari sekolah tersebut masing-masing membina 10 sekolah lain untuk membagi pengalaman, pengetahuan dan mempraktikkan pendidikan ramah lingkungan. Sehingga secara keseluruhan program Sekolah Sobat Bumi telah menaungi sebanyak 187 sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Tujuan utama dari program Sekolah Sobat Bumi adalah mencetak duta energi dan duta lingkungan; meningkatkan kapasitas kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan, serta bertambahnya sekolah penerima adiwiyata dari jenjang SD, SLTP, dan SLTA baik dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional maupun penerima adiwiyata mandiri,” katanya.

Adanya kerja sama yang dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation dan sembilan pemerintah kabupaten/kota dan satu provinsi yang dituangkan dalam bentuk MoU untuk memudahkan kontrol, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program Sobat Bumi. “Sebab itu kami terus melakukan evaluasi dan pengembangan program Sekolah Sobat Bumi, guna mencetak duta energi dan duta lingkungan di masa mendatang,” pungkas Ali Mundakir.

Artikel Terkait

Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan jasa energi terintegrasi, PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), kembali menunjukkan kapabilitas operational excellence pada layanan hulu migas. Kali ini perusahaan yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina sukses melaksanakan pengeboran Sumur Semberah-206 (SEM-20-US) milik PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) Zona 9 di Kutai Kartanegara,

By Egenius Soda
DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin