77 Persen Pemegam Saham Restui Holding PGN

77 Persen Pemegam Saham Restui Holding PGN
Jakarta, TAMBANG – Sebanyak 77,8 persen pemegang saham Perusahaan Gas Negara (PGN) merestui langkah pemerintah untuk melakukan Holding Migas. Hal tersebut diumumkan seusai  Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2018,  di Four Season Hotel Jakarta, Kamis (25/1).   “77,8 persen suara pemegang saham yang hadir setuju keputusan tersebut. Jumlah itu sudah merupakan quorum yang sah,” ungkap Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno.   Fajar mengharapkan, persetujuan ini akan mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Indonesia bagian tengah dan timur.   “Sehingga masyarakat, industri komersial yang ada di Indonesia tengah dan timur bisa menikmati hal yang sama seperti di Jawa dan Sumatera,” ujar Direktur Utama PGN, Jobi Triananda Hasjim pada saat yang bersamaan.   Jobi optimis bahwa holding migas akan membuat belanja modal (Capital Expenditure/capex), akan semakin meningkat. Sehingga pelaksanaan fungsi pemerataan infrastruktur gas di Indonesia bisa terlaksana. (muflihun hidayat)  

Artikel Terkait

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

Jakarta, TAMBANG – PT TIMAH Tbk buka suara terkait aksi demonstrasi warga di depan kantor perusahaan di Kabupaten Belitung Timur yang berujung bentrokan. Perseroan menyatakan menghormati aspirasi masyarakat dan berharap situasi tetap kondusif. Corporate Secretary PT TIMAH (Persero) Tbk, Ruddy Nursalam, menyampaikan bahwa perusahaan memahami aktivitas pertambangan timah memiliki keterkaitan yang

By Rian Wahyuddin
Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Jakarta, TAMBANG - Aksi demonstrasi masyarakat penambang di Kantor PT TIMAH di Kabupaten Belitung Timur menjadi sorotan. Di tengah meningkatnya tuntutan agar pembelian bijih timah masyarakat kembali dibuka, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya meminta seluruh pihak menahan diri dan menjaga kondusivitas, sembari memastikan pemerintah tengah mempercepat penerbitan Peraturan Presiden

By Rian Wahyuddin